Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang
Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42
Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu
TANGERANGNEWS.com- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjatuhkan hukuman denda kepada klub Persita Tangerang sebesar Rp50 juta, Kamis, 19 Oktober 2023.
Denda ini dijatuhkan usai hasil sidang Komisi Disiplin (Komdis) pada 11 Oktober 2023, lalu.
"Terhadap keputusan ini tidak dapat diajukan banding sesuai dengan pasal 119 Kode Disiplin PSSI," tulis Ketua Komite Disiplin PSSI Eko Hendro Prasetyo dalam keterangannya.
Menurut PSSI, Persita dikenakan Pasal 70 Ayat 1, Ayat 4, Lampiran 1 Nomor 5 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 dengan denda sebesar Rp50 juta.
"Pengulangan terhadap pelanggar terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat," imbuhnya.
Klub berjuluk Pendekar Cisadane ini dijatuhi sanksi denda usai dua oknum suporter Persita kedapatan memasuki area lapangan dan mencabut tiang bendera sudut dalam laga kontra Persik Kediri di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, 08 Oktober 2023.
"Diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin," katanya.
Sementara itu, Persita Tangerang melalui akun Instagram resminya @persita.official mengimbau agar para suporter tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan klub.
"Jangan melakukan hal-hal yang dapat merugikan klub kebanggaan demi nyala lambang obor di dada," tulis Persita.
Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews