Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park
Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:20
GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
TANGERANGNEWS.com- Persita Tangerang akan kembali menggunakan Stadion Indomilk Arena dalam pekan ke-25 BRI Liga 1 2023/2024 menjamu Persebaya Surabaya pada Jumat, 23 Februari 2024 mendatang.
Manajer Persita I Nyoman Suryanthara mengatakan, Indomilk Arena kembali digunakan lantaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menunda pengumuman tender untuk renovasi stadion yang bertempat di Jalan Raya Legok, Kabupaten Tangerang tersebut.
Kendati begitu, Nyoman telah berkoordinasi dengan PUPR terkait informasi jadwal renovasi Indomilk Arena.
"Sejauh ini kami masih bisa menggunakan untuk pertandingan kandang sampai waktu yang belum ditentukan," ujar Nyoman dalam keterangannya, Jumat, 16 Februari 2024.
Saat ini, Persita masih memiliki sisa lima laga kandang, yakni melawan Persebaya Surabaya, Borneo FC, Arema FC, Persib Bandung dan Bali United.
Sebelumnya, Kementerian PUPR menetapkan 18 stadion di Indonesia yang akan direnovasi, termasuk Indomilk Arena.
Renovasi Indomilk Arena menelan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 sebesar Rp 1,9 triliun.
Adapun renovasi meliputi pemasangan single seat di semua tribun penonton, juga akan ada pergantian lampu stadion dengan menggunakan lampu LED, peningkatan pencahayaan di lingkungan stadion, pergantian papan skor yang lebih modern, hingga perbaikan rumput lapangan dengan yang baru.
PUPR juga akan menambah sejumlah fasilitas, seperti pembuatan gerbang utama Stadion Indomilk Arena, pembuatan tribun difabel, pemagaran kawasan stadion, pembuatan pedestrian hingga perbaikan pintu masuk stadion.
TODAY TAGGWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews