Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 339 KK yang menjadi korban jebolnya tanggul Situ Gintung di Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangsel pada Jumat (27/03) lalu menantikan uang sumbangan yang selama ini masuk dan ditangani Pemkot Tangsel.
Padahal merurut warga, seharusnya uang tersebut telah dibagikan ke pengungsi pada 27 Juli lalu. Yuda Pratama, 25, seorang korban yang tinggal di Wismakertamukti I Blok D7 itu mengatakan, yang terpenting buat para pengungsi saat ini adalah mendapatkan apa yang seharusnya didapat.
Baik bantuan logistik dan uang yang selama ini disumbangkan ke berbabagi pihak termasuk ke Pemkot Tangsel. “Kami sebenarnya sih ingin keluar dari sini, tetapi hingga kini kok belum ada tanda-tanda pemerintah akan membagikan uang yang sebelumnya dijanjikan,” kata Yuda saat ditemui TangerangNews.com siang ini.
Pengungsi, lanjutnya, perlu kehidupan yang layak. Seperti mendapatkan rumah kembali dan mendapatkan bantuan uang.
“Kalau itu tidak bisa semua, minimal uang yang katanya jumlahnya mencapai Rp6,7 miliar itu dong dibagikan dulu. Bagaimana sih janjinya akan dibagikan 27 Juli lalu, “tegas warga RT 04/08 yang selamat meski sempat terbawa arus air.
Para pengungsi saat ini, kata dia, sudah membuat sebuah forum yang dinamakan forum komunikasi korban tragedi Situ Gintung (FKKTSG). Sebab, kata dia, jelang puasa ini, banyak warga yang berdekatan dengan lokasi Situ Gintung membuka posko bantuan, tetapi apa yang sudah diberikan donatur tidak sampai ke tangan pengungsi.
“Itu di RT 4 begitu,” katanya seraya menambahkan jatah untuk makan memang masih ada.
Namun, saat ini banyak beras yang sudah tak layak makan karena sudah membusuk dan berkutu.
Sementara itu, Asda 2 Pemkot Tangsel Ahadi menjelaskan, ada tiga permasalah yang menjadi pokok masalah dalam pemberian bantuan kepada pengungsi. Pertama, karena adanya perubahan mekanisme dari mahasiswa ke Pemerintah, kedua karena diperlukan stok opname atas barang yang ditangani dari masyarakat ke Pemkot Tangsel dan ketiga semua itu diperlukan transportasi dan tenaga yang memadai.
“Tetapi kami yakin melihat kinerja Dinas Pendudukan yang sedang mendata seluruh korban yang mencapai 339 kepala keluarga semua bisa selesai sebelum lebaran,” tegasnya. Pembagian untuk logistik, kata dia, akan dilakukan dengan merata baik untuk pemilik rumah dan korban yang mengontrak. Sedangkan soal pergantian uang tanah, kata dia, tentu akan dibedakan.
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews