Connect With Us

Tak Ada Identitas dalam Tubuh Begal Motor di Pondok Aren

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 25 Februari 2015 | 12:50

Petugas Polsek Pondok Aren menunjukan barang bukti samurai milik pelaku begal motor. (Agung Ceria / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Petugas Polsek Pondok Aren, Kota Tangerang hingga pagi ini masih kesulitan mendapati identitas pelaku begal motor yang dibakar massa hidup-hidup, kemarin. Sebab, petugas tidak mendapati identitas diri pelaku,  maupun pihak keluarga yang datang ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mengakui kerabatnya.  

Polisi hanya berhasil mengamankan barang bukti sebilah senjata tajam jenis samurai milik pelaku yang dipakai untuk menyerang korbannya. "Sementara ini tidak didapatkan identitas dari pelaku, hal ini sangat kita sayangkan. Karena kami akan kesulitan untuk mengungkap identitas dan jaringan dari pelaku," ungkap  IPTU Agung Aji, Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, hari ini.

Ketika ditanyai perihal adakah keterkaitan pelaku pembegalan Pondok Aren dengan jaringan Lampung, dirinya mengaku belum dapat memastikan hal tersebut. "Untuk jaringannya sendiri kami belum dapat memastikan, yang pasti kasus ini masih dalam proses pengembangan," tutup Agung. (RAZ)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Kabupaten Tangerang Didorong Punya Sirkuit Drag Bike

Kabupaten Tangerang Didorong Punya Sirkuit Drag Bike

Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:50

Ribuan warga tumpah ruah di Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang untuk menonton ajang Drag Race Bike Kejuaraan Provinsi Banten Piala Bupati Tangerang yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill