Connect With Us

Tak Ada Identitas dalam Tubuh Begal Motor di Pondok Aren

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 25 Februari 2015 | 12:50

Petugas Polsek Pondok Aren menunjukan barang bukti samurai milik pelaku begal motor. (Agung Ceria / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Petugas Polsek Pondok Aren, Kota Tangerang hingga pagi ini masih kesulitan mendapati identitas pelaku begal motor yang dibakar massa hidup-hidup, kemarin. Sebab, petugas tidak mendapati identitas diri pelaku,  maupun pihak keluarga yang datang ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mengakui kerabatnya.  

Polisi hanya berhasil mengamankan barang bukti sebilah senjata tajam jenis samurai milik pelaku yang dipakai untuk menyerang korbannya. "Sementara ini tidak didapatkan identitas dari pelaku, hal ini sangat kita sayangkan. Karena kami akan kesulitan untuk mengungkap identitas dan jaringan dari pelaku," ungkap  IPTU Agung Aji, Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, hari ini.

Ketika ditanyai perihal adakah keterkaitan pelaku pembegalan Pondok Aren dengan jaringan Lampung, dirinya mengaku belum dapat memastikan hal tersebut. "Untuk jaringannya sendiri kami belum dapat memastikan, yang pasti kasus ini masih dalam proses pengembangan," tutup Agung. (RAZ)

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill