Connect With Us

Lomba Design Maskot Pilkada Tangsel, Warga Apatis

Putri Rahmawati | Rabu, 3 Juni 2015 | 14:00

Adhoc Syam'ani selaku ketua pelaksana lomba design maskot dan jinggle Kota Tangerang Selatan. (TangerangNews / TangerangNews)

TANGSEL-Lomba design maskot dan jinggle yang digelar KPU Kota Tangsel ternyata tak diminati masyarakat, Rabu (3/6/2015).

 Syam'ani sebagai ketua pelaksana lomba design maskot dan jinggle yang juga anggota KPU Tangsel mengatakan, pihaknya masih tetap berusaha dan berupaya agar warga Kota Tangsel bisa mengikuti lomba tersebut.

"Saat ini memang belum ada yang mengirim design maskot atau jinggle tapi kalau yang menanyakan soal lomba melalui via telpon ada," ujarnya.

Padahal, kata dia, pihaknya sudah melakukan sosialisasi baik di media cetak, poster maupun door to door langsung ke beberapa lembaga pendidikan.  Bahkan ke universitas dan sekolah-sekolah yang ada di Tangsel.

"Kita sudah melakukan sosialisasi, hanya saja belum ada yang minat," pungkas Syam'ani.

Syam'ani mengharapkan, sebelum lomba ini ditutup pada tanggal 5-9 Juni mendatang antusias warga semakin banyak.

"Lomba design maskot dan jinggle ini tidak membatasi usia, semua warga Tangsel berhak mengikuti lomba ini," tutup Syam'ani.

Sementara itu, seorang warga Serpong  bernama Andri mengatakan, dirinya mengaku tak mengetahui ada lomba tersebut.

"Tetapi kalau pun tahu, saya yakin sudah ada calon pemenangnya," ujarnya

Diketahui sebelumnya pengiriman karya  lomba dimulai dari tanggal 19 Mei 2015 sampai tanggal 9 Juni 2015, dengan total hadiah Rp 24 juta, khusus untuk masyarakat Kota Tangerang Selatan.

 

BISNIS
Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16

Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill