Connect With Us

Satpol PP Kumpulkan Bukti Terkait Pabrik Minuman yang Diduga Ilegal

Putri Rahmawati | Jumat, 3 Juli 2015 | 12:46

Lokasi pabrik yang diduga Ilegal (Putri Rahmawati / TangerangNews)


TANGERANG SELATAN-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tangerang Selatan menduga kuat pabrik minuman yang terletak di Jl. Raya Pamulang II RT/RW. 003/01 Kelurahan Pondok Benda Kecamatan Pamulang berdiri ilegal.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Azhar Syam'un mengakui bahwa pabrik minuman tersebut tidak mempunyai surat-surat perizinan yang lengkap.

"Untuk HO nya itu disinyalir ilegal. Karena logikanya pabrik itu harus mempunyai IMB dahulu baru mempunyai HO. Nah ini tiba-tiba sudah mempunyai HO tapi tidak mempunyai IMB," jelas Azhar, Jum'at (3/6).

Azhar menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu penjelasan dari Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Tangsel.

"Lagi-lagi saya serahkan pada BP2T untuk menjelaskan, jika semua sudah terlihat jelas dan kalau memang pabrik tersebut ilegal kita akan tindaklanjuti dengan tegas, dengan kata lain akan ditutup," tegas Azhar.

Azhar menambahkan terkait adanya dugaan pencemaran lingkungan, pihaknya masih menunggu hasil tes labaratorium yang dilakukan oleh Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Tangsel.

"Kalau dilihat izin dari kabupaten, pabrik itu hanya memiliki izin sebagai perkantoran dan gudang saja, tidak ada produksi. Intinya saat ini kita masih kumpulkan bukti-bukti. Kemungkinan pabrik tersebut ilegal semuanya," ujar Azhar dengan pasti.

Sementara itu, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Tangsel Dadang Sofyan tidak menemukan data bahwa pabrik tersebut mengurusi izin di BP2T Tangsel.

"Pabrik itu tidak terlihat mengurusi izin di sini. Kita tinggal menunggu bukti selanjutkan untuk diserahkan kepada pihak yang berwenang agar segera ditindaklanjuti," ujar Dadang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill