Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANG SELATAN-Peristiwa memilukan yang terjadi kepada seorang ibu dan anak karena disambar Kereta Api di perlintasan Rawa Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya telah diketahui identitas korban. Berdasarkan data dari RSUD Kabupaten Tangerang, sang ibu diketahui bernama Dewi Halimah ,35, sedangkan sang anak bernama Shibran Machrozal,3.
Keduanya merupakan ibu dan anak yang berdomisili di kawasan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Kota Tangsel. Diketahui sebelumnya, seorang wanita dan seorang anak kecil ditemukan tewas dengan kondisi luka parah di perlintasan kereta api Rawa Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangsel pada Rabu (14/10) malam kemarin. #Ibu dan Anak Tewas Tersambar Kereta di Rawa Buntu Serpong
Kuat dugaan keduanya tewas tersambar kereta. Tidak ditemukan identitas apapun pada kedua mayat. Jenazah keduanya dijemput oleh sang suami, Fikri ,45 yang ditemani dua tetangganya. Saat hendak diwawancara, Fikri menolak berbicara kepada wartawan.
Salah satu tetangga yang mendampingi mengatakan, Dewi dan Shibran diketahui sudah tidak ada di rumah sejak pukul 20.00 kemarin. "Dicari-cari enggak ketemu. Lalu dapat kabar ada yang tersambar kereta, ternyata benar," kata tetangga yang menolak menyebut namanya itu.
Menurutnya, Dewi semasa hidupnya bekerja sebagai seorang sales kompor. "Suaminya kerja sebagai guru di SMP PGRI Ciputat. Shibran anak paling kecil dari empat bersaudara," katanya lagi singkat sebelum menolak diwawancara lebih lanjut.
Kasus ini sendiri sudah ditangani Polsektro Serpong. Dari keterangan beberapa saksi, dilaporkan bahwa Dewi dan Shibran terlihat menabrakkan diri ke kereta api yang melintas dari arah Tanah Abang menuju Serpong pada Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang membuka program Warung Tekan Inflasi (Warteksi) untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang jauh di bawah standar pasar.
Pesatnya tren belanja online membawa kemudahan sekaligus risiko penipuan bagi masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop UKM) Kota Tangerang mengedukasi warganya terkait hak dan kewajiban
Keberuntungan luar biasa menghampiri Muhamad Rizal Ramdani, seorang petugas keamanan (sekuriti) asal Serang, Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews