Pergoki ASN Telat Apel Pagi, Wakil Wali Kota Tangerang Ingatkan Sanksi Tegas Menanti
Senin, 31 Agustus 2026 | 18:45
Suasana halaman Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang mendadak tegang pada Senin, 31 Agustus 2026 pagi.
TANGERANG SELATAN-Peristiwa memilukan yang terjadi kepada seorang ibu dan anak karena disambar Kereta Api di perlintasan Rawa Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya telah diketahui identitas korban. Berdasarkan data dari RSUD Kabupaten Tangerang, sang ibu diketahui bernama Dewi Halimah ,35, sedangkan sang anak bernama Shibran Machrozal,3.
Keduanya merupakan ibu dan anak yang berdomisili di kawasan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Kota Tangsel. Diketahui sebelumnya, seorang wanita dan seorang anak kecil ditemukan tewas dengan kondisi luka parah di perlintasan kereta api Rawa Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangsel pada Rabu (14/10) malam kemarin. #Ibu dan Anak Tewas Tersambar Kereta di Rawa Buntu Serpong
Kuat dugaan keduanya tewas tersambar kereta. Tidak ditemukan identitas apapun pada kedua mayat. Jenazah keduanya dijemput oleh sang suami, Fikri ,45 yang ditemani dua tetangganya. Saat hendak diwawancara, Fikri menolak berbicara kepada wartawan.
Salah satu tetangga yang mendampingi mengatakan, Dewi dan Shibran diketahui sudah tidak ada di rumah sejak pukul 20.00 kemarin. "Dicari-cari enggak ketemu. Lalu dapat kabar ada yang tersambar kereta, ternyata benar," kata tetangga yang menolak menyebut namanya itu.
Menurutnya, Dewi semasa hidupnya bekerja sebagai seorang sales kompor. "Suaminya kerja sebagai guru di SMP PGRI Ciputat. Shibran anak paling kecil dari empat bersaudara," katanya lagi singkat sebelum menolak diwawancara lebih lanjut.
Kasus ini sendiri sudah ditangani Polsektro Serpong. Dari keterangan beberapa saksi, dilaporkan bahwa Dewi dan Shibran terlihat menabrakkan diri ke kereta api yang melintas dari arah Tanah Abang menuju Serpong pada Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Suasana halaman Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang mendadak tegang pada Senin, 31 Agustus 2026 pagi.
TODAY TAGKebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
Jajaran Polresta Tangerang terus mendalami kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh seorang pria berinisial M , 31, di Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meresmikan tujuh Unit Sekolah Baru (USB) jenjang menengah atas pada Senin, 31 Agustus 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews