Connect With Us

Ibu dan Anak Tewas Tersambar Kereta di Rawa Buntu Serpong

Denny Bagus Irawan | Kamis, 15 Oktober 2015 | 10:29

Ilustrasi tabrakan (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANG SELATAN-Seorang ibu dan anak laki-lakinya diduga nekat menabrakan diri saat Kereta Api (KA) jurusan Tanah Abang –Parung Panjang sedang melintas, Rabu (14/10/2015) sekitar pukul 22.15 WIB.

 

“Benar telah terjadi penemuan mayat, tetapi bukan karena pembunuhan, karena menabrakan diri ke Kereta,” kata Kapolsek Serpong Kompol Sylvester Mangombo Marusaha ketika dikonfirmasi, Kamis (15/10/2015).

 

 

 

Informasi yang didapat di lokasi, keduanya yang identitasnya masih belum diketahui itu melintasi  perlintasan kereta api  jalur Km 27/3, di Kelurahan  Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel. “Datanya sedang kita kumpulkan,”ujar Kapolsek. TKP

 

Saat ditemukan, anak laki -laki tersebut meninggal dunia ditempat dangan posisi terlungkup dan penuh luka disekujur tubuh. 

 

Sedangkan wanita dewasa ditemukan meninggal dunia sekitar + 200 meter dari anak laki -laki dengan posisi terlungkup dan penuh luka. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSU Tangerang.#Ibu & Anak Tersambar Kereta di Tangsel Warga Ciputat

 

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill