Connect With Us

Pemkot Anggarkan 2 Miliar Untuk Korban Situ Gintung

Denny Bagus Irawan | Senin, 19 Oktober 2009 | 18:29

Situ Gintung (Denny Bagoes Irawan / TangerangNews)

TANGERANGNEWS- Pemerintah Kota Tangsel melalui dinas pendapatan pengelolaan keuangan dan asset daerah (DPPKAD) siap menyalurkan sebagian dana korban situ gintung kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

 

Kepala Bagian Akutansi Dinas pendapatan pengelolaan keuangan dan asset daerah atau bendara situ gintung, Ahmad Ghani, Senin (19/10) mengatakan, pemerintah Kota Tangsel menganggarkan Rp 5,2 miliar lebih dana hibah dan bantuan dana hibah dari Pemkab Tangerang sebesar Rp 1,5 Miliar.

 

Jadi total keseluruhan dana yang akan disalurka sebesar Rp 6,7 miliar tersebut akan diserahkan dalam waktu dekat. "Dana tersebut akan disalurkan dalam waktu dekat ini, kita sih penginnya cepat-cepat," katanya. Ghani menyebutkan, program penyaluran bantuan dana rehabilitasi yang diberikan kepada warga dibagi dalam berapa kriteria. Antara lain kebutuhan hidup seperti sembako sebesar Rp5.400 perjiwa selama 75 hari atau 2 bulan setengah, anak-anak yatim piatu sebesar Rp 2,5 Juta, korban hilang dan meninggal sebesar Rp 5 Juta, rumah rusak berat sebesar Rp 15 juta, rumah rusak sedang sebesar Rp 10 Juta, rumah rusak ringan sebesar Rp 5 Juta.

 

Selain itu, sebut dia, bantuan juga disalurkan untuk anak-anak sekolah korban musibah situ gintung. Masing-masing bantuan untuk sekolah SMU sebesar 350 Ribu perbulan selama 1 tahun, sekolah SMP sebesar Rp 250 Ribu perbulan selama 1 tahun dan sekolah SD sebesar 150 Ribu perbulan selama 1 tahun.

"Untuk setahun disediakan dana Rp 1 sampai 2 miliar. Bantuan ini upayakan agar bisa disalurkan dalam waktu dekat," ujarnya.  "Seluruh item bantuan tersebut telah diflot kepada penerima korban situ gintung yang telah terdata sebelumnya dan kini hanya menyisakan proses pengamprahan. Sedangkan untuk proses pengambilan uang bantuan tersebut, pihak Pemkot Tangsel bekerjasama dengan Bank jabar akan membuatkan rekening pribadi bagi korban situ gintung sesuai dengan data yang kami punya," ujarnya. Dana yang masih tersisa akan kami salurkan secara bertahap kepada yang berhak menerimanya,"ungkapnya (Dedi)

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

KAB. TANGERANG
Cegah Pelajar Ikut Demo di Senayan, Pemkab Tangerang Terbitkan Edaran Pengetatan Sekolah

Cegah Pelajar Ikut Demo di Senayan, Pemkab Tangerang Terbitkan Edaran Pengetatan Sekolah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:34

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi mengeluarkan surat edaran (SE) yang menginstruksikan para kepala sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas pelajar di wilayahnya.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill