Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANG SELATAN-Puluhan Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, yang terhimpun dalam Aliansi Selamat Jakarta (ASJ), mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar segera menangkap mafia reklamasi pantai teluk Jakarta.
Dalam kajian rutinnya yang ke-5 ini, ASJ menilai, proyek reklamasi, merupakan mega proyek yang sangat tidak masuk akal, dan ambisius.
"Jelas, dalam agenda reklamasi ini, pemerintah provinsi DKI, tidak mengutamakan kepentingan rakyat, akan tetapi mementingkan cukong," ungkap, Deni Iskandar, Koordinator, Aliansi Selamatkan Jakarta (ASJ), hari ini.
Dia juga menegaskan, mega proyek reklamasi, tidak menguntungkan masyarakat setempat, terutama masyarakat yang ada di sekitaran pesisir pantai.
"Yang jelas, pelaksanaan reklamasi pantai ini, tidak menguntungkan masyarakat, dan secara hukum juga, reklamasi pantai ini, tidak memiliki dasar hukum yang kuat" tegas Koordinator Aliansi Selamatkan Jakarta (ASJ).
Dalam pelaksanaanya, lanjut Deni, Pemprov, terlalu tergesa-gesa, dalam memberikan izin reklamasi kepada pengembang, sehingga Pemprov, banyak menabrak aturan yang ada, dalam negara ini. Ungkapnya.
"KPK, seharusnya tegas, dan segera menangkap para mafia-mafia reklamasi, termasuk Ahok, yang telah memberikan Izin kepada pengembang tanpa melewati prosedur hukum, yang sesuai" ujar, Deni Iskandar.
Sebelumnya, KPK, telah menciduk Anggota DPRD Komisi D, M. Sanusi, dari partai gerindra, yang telah menerima suap sebesar Rp2 Miliar secara berkala.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGRichard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews