Connect With Us

Mahasiswa Tangsel Desak KPK Tangkap Mafia Reklamasi

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 9 April 2016 | 01:00

Kampus UIN Ciputat Tangerang Selatan (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG SELATAN-Puluhan Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, yang terhimpun dalam Aliansi Selamat Jakarta (ASJ), mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar segera menangkap mafia reklamasi pantai teluk Jakarta.

Dalam kajian rutinnya yang ke-5 ini, ASJ menilai, proyek reklamasi, merupakan mega proyek yang sangat tidak masuk akal, dan ambisius.

"Jelas, dalam agenda reklamasi ini, pemerintah provinsi DKI, tidak mengutamakan kepentingan rakyat, akan tetapi mementingkan  cukong," ungkap, Deni Iskandar, Koordinator, Aliansi Selamatkan Jakarta (ASJ), hari ini.  

Dia juga menegaskan, mega proyek reklamasi, tidak menguntungkan masyarakat setempat, terutama masyarakat yang ada di sekitaran pesisir pantai.

"Yang jelas, pelaksanaan reklamasi pantai ini, tidak menguntungkan masyarakat, dan secara hukum juga, reklamasi pantai ini, tidak memiliki dasar hukum yang kuat" tegas Koordinator Aliansi Selamatkan Jakarta (ASJ).

Dalam pelaksanaanya, lanjut Deni, Pemprov, terlalu tergesa-gesa, dalam memberikan izin reklamasi kepada pengembang, sehingga Pemprov, banyak menabrak aturan yang ada, dalam negara ini. Ungkapnya.

"KPK, seharusnya tegas, dan segera menangkap para mafia-mafia reklamasi, termasuk Ahok, yang telah memberikan Izin kepada pengembang tanpa melewati prosedur hukum, yang sesuai" ujar, Deni Iskandar.

Sebelumnya, KPK, telah menciduk Anggota DPRD Komisi D, M. Sanusi, dari partai gerindra, yang telah menerima suap sebesar Rp2 Miliar secara berkala.

 

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill