AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANG SELATAN-Puluhan Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, yang terhimpun dalam Aliansi Selamat Jakarta (ASJ), mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar segera menangkap mafia reklamasi pantai teluk Jakarta.
Dalam kajian rutinnya yang ke-5 ini, ASJ menilai, proyek reklamasi, merupakan mega proyek yang sangat tidak masuk akal, dan ambisius.
"Jelas, dalam agenda reklamasi ini, pemerintah provinsi DKI, tidak mengutamakan kepentingan rakyat, akan tetapi mementingkan cukong," ungkap, Deni Iskandar, Koordinator, Aliansi Selamatkan Jakarta (ASJ), hari ini.
Dia juga menegaskan, mega proyek reklamasi, tidak menguntungkan masyarakat setempat, terutama masyarakat yang ada di sekitaran pesisir pantai.
"Yang jelas, pelaksanaan reklamasi pantai ini, tidak menguntungkan masyarakat, dan secara hukum juga, reklamasi pantai ini, tidak memiliki dasar hukum yang kuat" tegas Koordinator Aliansi Selamatkan Jakarta (ASJ).
Dalam pelaksanaanya, lanjut Deni, Pemprov, terlalu tergesa-gesa, dalam memberikan izin reklamasi kepada pengembang, sehingga Pemprov, banyak menabrak aturan yang ada, dalam negara ini. Ungkapnya.
"KPK, seharusnya tegas, dan segera menangkap para mafia-mafia reklamasi, termasuk Ahok, yang telah memberikan Izin kepada pengembang tanpa melewati prosedur hukum, yang sesuai" ujar, Deni Iskandar.
Sebelumnya, KPK, telah menciduk Anggota DPRD Komisi D, M. Sanusi, dari partai gerindra, yang telah menerima suap sebesar Rp2 Miliar secara berkala.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya menuju kota masa depan yang ramah lingkungan. Berkolaborasi dengan Global Buildings Performance Network (GBPN), Pemkot Tangsel resmi meluncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi pada Rabu, 13 Mei 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews