Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANG SELATAN-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Lurah Ciputat Rahmat KS menyatakan, problem kesemerawutan sampah dan kemacetan di wilayah Pasar Ciputat, Kota Tangsel disebabkan peningkatan jumlah kendaraan dari hari ke hari.
"Pertama jumlah kendaraan semakin tinggi, itu masalahnya pertama. Kebijakan di negeri ini terkait dengan jumlah kendaraan, berimplikasi terhadap kondisi di daerah," terang Rahmat kepada wartawan, Minggu (24/4/2016).
Rahmat juga menyalahkan pedagang yang sudah semaunya berjualan tanpa mengindahkan peraturan. Sebab, kata dia, saat ini pedagang tidak lagi hanya berjualan di trotoar, tetapi sudah ke badan jalan. “Hal itu diperparah dengan kebiasaan sopir angkot yang ngetem sembarangan, ini pedagang, sopir angkot menambah ruwet di sini,” katanya.
Soal sampah, menurut Rahmat, setiap hari sebenarnya Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangsel sudah mengangkut sampah di sana. “Tetapi sampah itu tak hanya dari pedagang, di sana ada warga sekitar juga yang sudah terbiasa membuang sampah sembarangan,” katanya. Baca Sebelumnya : Tumpukan Sampah & Macet di Tangsel
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPernyataan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten yang menilai kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang layak menjadi percontohan nasional menuai kritik keras dari kelompok masyarakat.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews