Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Per 1 April kemarin, Perjalanan Kereta Api Rel Listrik (KRL) Commuterline kini sudah menjangkau sampai Stasiun Rangkasbitung.
Masyarakat pengguna kereta api yang berangkat dari Stasiun Serpong yang biasanya menggunakan kereta lokal saat ini berganti menjadi kereta Commuterline.
Jadwal keberangkatan KRL yang diperoleh TangerangNews.com, dari Stasiun Serpong tercatat ada total 16 kali pemberangkatan kereta Commuterline relasi Tanah Abang-Rangkasbitung (PP) via stasiun Serpong setiap hari. Dengan jadwal pemberangkatan dari Stasiun Serpong sebagai berikut:
No KA. Waktu Pemberangkatan :
1.1914 06.29
2.1922. 07.13
3.1936. 08.28
4.1948. 09.34
5.1956. 10.14
6.1968. 11.30
7.1980. 12.44
8.1988. 13.29
9.1994. 14.18
10.2002. 15.09
11.2022. 17.05
12.2034. 18.05
13.2044. 19.00
14.2060. 20.25
15.2070. 21.40
16.2076. 22.24
Salah seorang pengguna Commuterline bernama Sanah mengatakan, dirinya merasa senang karena tak perlu ganti kereta lagi. "Kita senang sekarang kereta ke Rangkas pakai Commuterline. Adem ada AC nya, dan juga nyaman dibanding sebelumnya menggunakan kereta lokal,"ujar Sanah di Stasiun Serpong.

Dia tidak mempersoalkan jarak tempuh yang akan lebih lama, karena kereta Commuterline berhenti di semua stasiun pemberhentian.
"Kalau dulu kan kereta lokal cuma berenti di Stasiun besar saja," kata wanita yang setiap harinya berjualan sayur di Pasar Serpong itu.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melanjutkan program penataan jaringan utilitas telekomunikasi melalui relokasi kabel udara ke saluran bawah tanah (ducting).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, menyusul banyaknya kebakaran dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino Godzilla yang melanda wilayah tersebut.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews