Connect With Us

Janin Bayi 5 Bulan Dibuang di Pembakaran Sampah Pamulang

Yudi Adiyatna | Kamis, 18 Mei 2017 | 19:30

Warga menemukan Bayi berusia lima bulan di tempat pembakaran sampah di sekitar Kelurahan Pondok Cabe ilir, Tangsel, Kamis (18/05/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Bayi berusia lima bulan dibuang  ke tempat pembakaran sampah di Kelurahan Pondok Cabe Ilir RT 01/02 Kecamatan Pamulang Tangsel,  Kamis (18/05/2017) sekitar pukul 14.00 .

Jasad bayi berjenis kelamin laki - laki itu sudah mengeluarkan aroma tak sedap.  Anggi Setiawan (31) warga sekitar yang pertama kali menemukan janin bayi itu. ketika itu Anggi sedang membakar sampah di lahan kosong milik RADI .

Ketika Anggi mengangkat bungkusan kain berwarna putih  yang dilapisi kain kasa, tiba-tiba terjatuh janin  yang masih terbungkus tali plasenta tersebut. Anggi bergegas memberitahukan kepada Endang (56) wearga lainnya.

Mereka kemudian mengangkat  janin dengan daun pisang dan disimpan di dalam kardus  yang tak jauh dari lokasinya ditemukan.

Kasatreskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, pihaknya sudah memasang garis polisi dan melakukan olah TKP. Saat ini janin bayi malang tersebut dibawa ke RS untuk dilakukan pemeriksaan.

" Jasadnya saat ini sudah dibawa ke RS Fatmawati Jakarta untuk melakukan visum/otopsi oleh Tim Unit Reskrim lebih lanjut ," ungkap Alex.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

WISATA
Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten

Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten

Minggu, 12 April 2026 | 15:51

Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill