Connect With Us

Mahasiswa Unpam Kibuli Polisi Ada Penemuan Bayi, Padahal Hasil Sendiri

Yudi Adiyatna | Kamis, 11 Mei 2017 | 11:00

Bayi perempuan hasil perhubungan AR dan Y, saat ini berada di RS Buah Hati Ciputat, Kamis (11/5/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Pasangan kekasih yang berstatus mahasiswa Universitas Pamulang nyaris berhasil mengelabui petugas Kepolisian. Mereka membuat skenario bahwa telah menemukan bayi. Padahal bayi perempuan tersebut hasil perbuatan keduanya. 

Keduanya diduga malu memiliki anak diluar nikah. Sehingga bayi tersebut tak seperti layaknya bayi lain, yang disambut sukacita keluarga saat kehadirannya. 

Adalah AR dan Y sepasang kekasih yang tega hendak membuang bayi hasil hubungan gelapnya tersebut. 

AR dan Y pada Senin 8 Mei 2017 lalu melaporkan ke Polsek Serpong, bahwa mereka menemukan bayi perempuan di dalam plastik saat melintas di  Jalan Puspitek turunan Victor,  Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel. 

Bak dewa penolong,  AR dan Y membawa bayi perempuan yang masih terikat tali pusarnya tersebut di bawa ke RS Buah Hati Ciputat. 

Petugas Polsek Serpong pun kemudian meminta keterangan kesaksian pasangan muda itu. Namun penyidik  melihat ada yg berbeda dari gestur keduanya. Aparat juga diam-diam mencurigai perut AR.

Berkat kecurigaan itu, AR  langsung dibawa untuk diperiksa di Puskesmas Rawabuntu, Serpong. Kemudian oleh bidan jaga, didapatkan hasil pemeriksaan bahwa terdapat luka robekan pada vagina AR dan bentuk perut setelah melahirkan. 

Setelah interogasi ulang oleh penyidik Polsek Serpong, didapati pengakuan kedua pasangan itu,  bahwa bayi perempuan malang tersebut adalah hasil hubungan gelap AR dan Y . 

Kasat Reskrim, Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengamankan kedua orang tersebut. 

"Pelaku saat ini kita amankan di Unit PPA Reskrim Polres Tangsel," ujarnya.

KOTA TANGERANG
Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:03

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan peredaran puluhan cartridge berisi zat obat bius keras berjenis etomidate.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill