Connect With Us

Sepekan Dua Kali Rampok Tembak Warga Tangerang, Ini kata Polisi

Yudi Adiyatna | Senin, 12 Juni 2017 | 23:00

ilustrasi senpi (tangerangnews / tangerangnews)

TANGERANGNEWS.com-Semakin mendekati datangnya Hari Raya Idul Fitri. Beragam cara dilakukan orang demi memenuhi kebutuhannya. Tercatat Dalam sepekan terakhir dua kali terjadi perampokan bersenjata api yang menyebabkan dua warga Tangerang tewas ditembus timah panas perampok.

Hal ini tentu membuat sebagian masyarakat cemas atas kejadian-kejadian perampokan sadis yang menghilangkan nyawa korbannya tersebut. TangerangNews.com  pun mencoba menggali informasi kepada pihak kepolisian mencari tahu motif dan meminta himbauan kepolisian agar kejadian serupa tidak lagi terulang jelang Lebaran.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, Senin (12/6/2017) mengatakan, dari dua kali peristiwa penembakan bisa terlihat modus yang dilakukan adalah kejahatan terhadap benda (pencurian), disertai dengan hilangnya nyawa korban. "Patut diduga karena dari dua kejadian tersebut tidak ditemukan selongsong peluru kemungkinan besar, senjata tersebut rakitan," ungkap Alex.



Selain itu Alex pun menambahkan saat ini pihak kepolisian sedang memberi perhatian khusus terkait keberadaan pembuatan senjata api rakitan tersebut  "Kepemilikan Senjata api sudah sangat amat ketat diatur oleh Polri, hanya saja  pembuatan secara ilegal senpi rakitan ini yang sedang menjadi atensi kita bersama," terangnya.

Selain itu pihaknya pun menghimbau kepada masyarakat agar jangan ragu meminta bantuan pengamanan petugas kepolisian dalam kegiatan apapun demi kewaspadaan bersama.

"Satu hal yang harus dipegang bahwa prinsip mencegah, jauh lebih baik dari pada mengatasi,  kewaspadan bersama dibutuhkan, jangan ragu minta bantuan petugas Polri dalam mengamankan kegiatan apapun," ungkap Alumnus Akpol 2006 itu.(DBI)

KOTA TANGERANG
Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:23

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan evaluasi terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPA Rawa Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

KAB. TANGERANG
Bareskrim Sita 18 Ton Sianida Ilegal, Dievakuasi ke Pergudangan Kosambi Agar Tak Racuni Warga

Bareskrim Sita 18 Ton Sianida Ilegal, Dievakuasi ke Pergudangan Kosambi Agar Tak Racuni Warga

Selasa, 30 Juni 2026 | 23:37

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Ditpideksus) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan kakap peredaran zat kimia berbahaya jenis sodium cyanide atau sianida ilegal.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill