Connect With Us

Bayi Berumur Sehari Dibuang di Samping RSUD Tangsel

Yudi Adiyatna | Minggu, 2 Juli 2017 | 18:00

Aparat Polres Tangerang Selatan saat membawa bayi di dalam kardus, yang ditemukan oleh warga hendak diserahkan ke RSUD Tangsel, Minggu (2/7/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Penemuan sesosok bayi mungil mengebohkan warga disamping RSUD Tangsel, Jalan Portal RT 001/002 Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Minggu (2/7/2017).

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus kain warna merah muda dan ditaruh di dalam kardus berwarna cokelat di lapak samping RSUD Tangsel.

"Bayinya berjenis kelamin laki - laki dan baru berusia satu hari" ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander, Minggu (2/7/2017).

Selain itu, Alex menambahkan mulanya bayi tersebut ditemukan oleh Holipah, 26, yang saat itu sedang berada di dalam rumah. Dia melihat ada sebuah kardus coklat di atas meja lapak, kemudian saat dicek di dalamnya terdapat sesosok bayi.

"Saksi yang menemukan sedang berada di dalam rumah, lalu mendengar suara seperti kucing. Saat dicek ternyata itu bayi," kata Alex.

Saat ini oleh pihak kepolisian, bayi tersebut diserahkan ke RSUD Tangsel untuk mendapatkan perawatan. "Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan mencari tahu siapa orang tua bayi tersebut," tutup Alex.

TEKNO
Waspada Penipuan Modus Misi Berbayar di Telegram, Begini Ciri-cirinya

Waspada Penipuan Modus Misi Berbayar di Telegram, Begini Ciri-cirinya

Kamis, 23 April 2026 | 22:49

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan kerja sampingan melalui grup Telegram.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill