Connect With Us

Mayat Bayi Laki-laki Tersangkut di Pintu Air 10

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 25 Mei 2017 | 14:30

Aparat Polres Metro Tangerang mengevakuasi mayat bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan penjaga Pintu Air 10.Jalan KS Tubun, Koang Jaya, Kecamatan Karawaci. (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat bayi ditemukan tersangkut di Pintu Air 10, Jalan KS Tubun, Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (25/5/2017). Bayi ini diduga sengaja dibuang orang tuanya karena hasil hubungan diluar nikah.
 
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani mengatakan, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan penjaga Pintu Air 10, Rano, saat melakukan pengecekan pintu air sekitar pukul 13.10 WIB.
 

 
"Bayi ditemukan mengambang dengan posisi telungkup dan telanjang. Diperkirakan berusia 3 hari," katanya.
 
Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Karawaci. Selanjutnya petugas datang ke lokasi melakukan cek TKP dan memeriksa saksi-saksi. Dugaan sementara, bayi malang tersebut dibuang orangtuanya.
 
"Kita langsung membawa jenazah ke RSU Tangerang guna dilakukan visum. Kita masih menyelidiki kasus ini," kata Triyani.
BISNIS
Swiss-Belhotel International Rayakan HUT ke-39, Usung Tema Global Vision, Local Heart

Swiss-Belhotel International Rayakan HUT ke-39, Usung Tema Global Vision, Local Heart

Rabu, 30 September 2026 | 20:29

Swiss-Belhotel International memperingati hari jadi ke-39 pada 25 September 2026 dengan mengusung tema “Global Vision, Local Heart”.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill