Connect With Us

Mayat Bayi Laki-laki Tersangkut di Pintu Air 10

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 25 Mei 2017 | 14:30

Aparat Polres Metro Tangerang mengevakuasi mayat bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan penjaga Pintu Air 10.Jalan KS Tubun, Koang Jaya, Kecamatan Karawaci. (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat bayi ditemukan tersangkut di Pintu Air 10, Jalan KS Tubun, Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (25/5/2017). Bayi ini diduga sengaja dibuang orang tuanya karena hasil hubungan diluar nikah.
 
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani mengatakan, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan penjaga Pintu Air 10, Rano, saat melakukan pengecekan pintu air sekitar pukul 13.10 WIB.
 

 
"Bayi ditemukan mengambang dengan posisi telungkup dan telanjang. Diperkirakan berusia 3 hari," katanya.
 
Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Karawaci. Selanjutnya petugas datang ke lokasi melakukan cek TKP dan memeriksa saksi-saksi. Dugaan sementara, bayi malang tersebut dibuang orangtuanya.
 
"Kita langsung membawa jenazah ke RSU Tangerang guna dilakukan visum. Kita masih menyelidiki kasus ini," kata Triyani.
BISNIS
Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27

Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill