Connect With Us

Peringati HUT NKRI ke-72, Pemuda Serpong Lestarikan Tugu Kemerdekaan

Yudi Adiyatna | Kamis, 17 Agustus 2017 | 21:00

Sekolompok Pemuda saat sedang membersihkan Tugu Perjuangan Rakyat Serpong, Kamis (17/8/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Berbagai cara dilakukan oleh masyarakat dalam menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72. Mulai dari mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih, memasang atribut kemerdekaan di setiap tempat, hingga menggelar berbagai macam perlombaan guna menyemarakkan perayaan ulang tahun kemerdekaan negera tercinta ini.

Tak mau ketinggalan, sekelompok pemuda yang mengatasnamakan Pengurus KNPI Kecamatan Serpong, Tangsel melaksanakan kegiatan pelestarian tugu perjuangan rakyat Serpong yang dibangun tahun 1949 tersebut.

Tugu yang berlokasi persis di sekitar pertigaan Cisauk , Serpong ini dipercantik dan dirapihkan keberadaannya agar lebih banyak masyarakat tahu akan keberadaan dan nilai dari tugu perjuangan tersebut.

Ketua KNPI Kecamatan Serpong Slamet Purnama kepada TangerangNews.com, Kamis (17/8/2017) mengatakan, kegiatan ini sengaja mereka lakukan sebagai bentuk partisipasi dan perhatian anak muda saat ini terhadap keberadaan benda cagar budaya.

Apalagi menurut Pria yang akrab dipanggil Ame ini, keberadaan tugu yang persis di pinggir jalan raya ini kurang terawat dan terkesan terabaikan oleh masyarakat sekitar dan instansi terkait lainnya.

          Tugu Peringatan Rakyat Serpong

"Ini bentuk partisipasi kami Pemuda Serpong dalam melestarikan bangunan Cagar Budaya yang sekarang keberadaan nya sudah semakin langka, kami ingin agar generasi penerus tidak lupa dan abai terhadap perjuangan para pejuang Serpong dulu," ungkap Ame.

Pantauan TangerangNews.com di lokasi, terlihat kegiatan pelestarian Tugu Perjuangan Serpong yang sudah dilakukan sejak sehari sebelumnya tersebut, meliputi pemasangan pagar kawat di sekitar Tugu, Pengecatan Ulang Fisik Tugu, Pemasangan Bendera Merah Putih, hingga perapihan sisa-sisa bangunan warung yang sebelumnya sempat menempel di Tugu.

"Kami berharap agar pemerintah lebih memperhatikan lagi keberadaan benda cagar budaya, agar lebih terlindungi dan bisa menyebarkan nilai-nilai sejarah perjuangan kepada anak-anak saat ini" tungkasnya.(RAZ)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

PROPERTI
Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Rabu, 6 Mei 2026 | 13:49

Di tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan. Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

NASIONAL
Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Kamis, 7 Mei 2026 | 13:13

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menyinggung sejumlah kejanggalan di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill