Connect With Us

Polisi Tangsel Sebut Temukan Berbagai Jenis Obat di Tempat Kost Echi

Yudi Adiyatna | Sabtu, 23 September 2017 | 16:00

Kasat Reskrim Polres Kota Tangsel, AKP Alexander Yurikho (tengah). (@TangerangNews.com 2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Ahmad Alexander Yurikho menyampaikan kepada wartawan, pihaknya menemukan tujuh jenis obat di dua tempat berbeda dari kasus meninggalnya Echi atau Etik ,25, pemandu lagu CC Karaoke yang tewas.

Echi meninggal pada Kamis (21/9/2017) setelah sebelumnya bekerja di sana dari Rabu (20/9/2017) malam hingga Kamis dini hari.

"Dalam kamar almarhumah kami dapatkan berbagai macam obat, dengan jenis omeprazole, omepraole, mefinal, ranitidine, obat puyer, mixagrip flu, dan paracetamol. Bisa dikatakan dia tengah sakit," kata Alex, Sabtu (23/9/2017). BACA JUGA : Polres Tangsel Bantah Echi Diboking Polisi

"Kami combine dengan keterangan saksi, bahwa yang bersangkutan mengkonsumsi obat tadi secara rutin karena yang bersangkutan selalu mengeluh bahwa lambungnya mengalami gangguan," tutur Ahmad.

Adapun dari keterangan dokter Rumah Sakit Medika, tempat Echi sempat dirawat sebelum meninggal dunia, belum diketahui penyebab pasti meninggalnya Echi.

Hal itu dikarenakan pihak keluarga dan kerabat terdekat Echi tidak mengizinkan jenazah korban diotopsi, sehingga hanya dilakukan pemeriksaan berupa visum luar dan pengecekan air liur serta darah. BACA JUGA : Pemandu Lagu di Karaoke CC BSD Tewas setelah diboking Anggota Polri

Tak lama setelah dinyatakan meninggal dunia, Echi memang langsung dibawa ke kampung halamannya di Desa Kedung Sari, Kecamatan Rowo Sari Waleri, Kendal, Jawa Tengah untuk dimakamkan.

Adapun Echi sudah bekerja sebagai pemandu lagu di CC Executive Karaoke sejak Januari 2017, kemudian cuti dari April hingga September, dan baru kerja lagi pada awal September silam.(DBI)

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

NASIONAL
Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Rabu, 23 September 2026 | 20:12

Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill