Connect With Us

Polres Tangsel Bantah Echi Diboking Polisi

Yudi Adiyatna | Sabtu, 23 September 2017 | 16:00

Karaoke CC. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Tewasnya Echi yang bernama asli Etik akhirnya mengundang petugas Provost Polda Metro Jaya untuk memeriksa lokasi tempat Etik bekerja, yakni di CC Karaoke. Namun, menurut Kasat Reskrim Polres Kota Tangsel, AKP Alexander Yurikho, tidak ada satu pun saksi yang menyatakan tamu terakhir Etik adalah anggota Kepolisian.

“Semua pemandu karaoke di sana bilang tidak benar anggota Polri adalah tamu terakhir Etik. Itu hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan pihak internal Kepolisian,” tutur Alex kepada TangerangNews.com  hari ini. BACA JUGA : Pemandu Lagu di Karaoke CC BSD Tewas setelah diboking Anggota Polri

Alex
        Polres Tangsel saat konferensi pers terkait tewasnya pemandu karaoke cc.

Semalam , lanjut Alex, bidang profesi paminal , Denpom TNI Jakarta dan Denpom AD telah ke lokasi tempat hiburan malam yang dimiliki oleh WNA asal Korea itu.

BACA JUGA : Polres Tangsel Bantah Echi Diboking Polisi

"Mereka mengenali tamu korban sebagai orang Jakarta, dengan tipikal yang dijumpai satu kecil, pendek ,botak,gondrong,  Kebanyakan anggota Polri  mungkin penampilan nya tidak seperti yang dijelaskan oleh para saksi atau manager. Akan tetapi kami tetap mendalami," ungkapnya

Sebelumnya, didapat dari berbagai sumber, baik di CC Karaoke dan sejumlah tamu di CC Karaoke. Diketahui Echi atau Etik terakhir diboking oleh seorang anggota Kepolisian. Namun, mereka yang memberikan informasi  kepada TangerangNews.com meminta tidak diungkap. BACA JUGA : Pemandu Lagunya Tewas, CC Karaoke Tetap Beroperasi

Sementara itu pengamat hukum dari Universitas Pamulang, Suhendar mengatakan, Polres Tangsel harus profesional menyikapi dugaan kasus yang melibatkan anggota kepolisian.

"Polres harus profesional ,jangan sebaliknya justru menutupi atau justru melindungi pelaku karena semangat korsa" ungkap Suhendar.

Selain itu dirinya mengatakan, sesuai dengan kode etik kepolisian.  Seharusnya tidak diperbolehkan seorang anggota kepolisian berada di tempat hiburan malam tersebut kecuali dalan rangka menjalankan tugas.

"Kalau terbukti bahkan berkaitan dengan tewas nya pemandu lagu tersebut, bisa dikenakan pidana dan sanksi etik terkait keberadaan oknum anggota  di tempat yang terlarang bagi kepolisian, kecuali dalam rangka menjalankan tugas" tegasnya.(DBI)

 

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

BISNIS
Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16

Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill