Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Sambut kedatangan Presiden Joko Widodo ke wilayah Tangerang Selatan, Rabu (11/10/2017), ratusan warga Tangsel berkumpul dan berjejer di Sepanjang Jalan Raya Puspitek, Muncul, Tangsel.
BACA JUGA : Kunjungi Desa Kohod, Iriana Jokowi Disambut Antusias Warga
Warga yang di dominasi Ibu-ibu dan para anak-anaknya tersebut, antusias menunggu rombongan kendaraan Presiden RI yang akan melintas di daerahnya.

"Kepingin liat Pak Jokowi sama Ibu Negara pak, kan jarang-jarang dateng ke sini," ungkap Siti, salah seorang Ibu yang antri menunggu kedatangan Presiden Jokowi.
Dalam kunjungannya ke Tangsel, Presiden Jokowi direncanakan akan melakukan Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat se-Tangerang Raya yang dilaksanakan di Lapangan Muncul, Puspiptek, Tangsel.
BACA JUGA : Jokowi Bangun 6.000 Rumah DP 1% di Tangsel
Sementara itu Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie yang ditemui TangerangNews.com di lokasi kegiatan mengatakan, Pemkot Tangsel bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah menyiapkan sebaik mungkin kegiatan pembagian sertifikat oleh Presiden Jokowi di wilayahnya.
"Kami sudah siapkan jauh-jauh hari hari fisik dan kegiatan untuk hari ini, kebetulan kan Tangsel yang paling banyak mendapatkan pembagian Sertifikat nya" ungkap Benyamin.(RAZ/HRU)
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.
ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews