Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional
Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54
Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.
TANGERANGNEWS.com-Keluarga besar lembaga swadaya masyarakat (LSM) Gerakan Pemburu Koruptor (Gempur) Tangerang Selatan, mengadakan kegiatan buka bersama dengan anak yatim dan kaum dhuafa.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman Ketua Umum Gempur Saprudin Roy, di Jalan Garut, RT01/01, Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Tangsel, Minggu (3/6/2018).

Saprudin yang juga sebagai owner PT Kaisar Real Lestari mengatakan, di bulan Ramadan ini harus memperbanyak ibadah, salah satunya dengan cara bersedekah kepada saudara-saudara muslim yang kurang mampu.
"Kami telah mengundang masyarakat yang kurang mampu sekitar 500 orang di wilayah Tangsel, kami membantu mereka dengan membagikan sembako sekaligus santunan," ucapnya.
Saprudin melanjutkan, dalam kegiatan yang bertema "Indahnya Kebersamaan" ini sudah kedua kalinya digelar. "Kami berkomitmen untuk selalu membantu masyarakat apabila ada yang membutuhkan. Harapannya Semoga kedepannya lembaga kami selalu bisa exis di masyarakat," ungkapnya.
Nenek Zahara, 70, warga Kampung Pondok Bahar, Kelurahan Pondok Jagung Barat, Kecamatan Pondok Aren, yang mendapatkan santunan merasa bersyukur atas kegiatan yang dilakukan keluarga besar Gempur.
Ia mengungkapkan tentang keluarganya yang mempunyai anak banyak, tetapi hanya saja mereka cuma bekerja sebagai tukang bangunan. Ada juga yang masih belum bekerja atau nganggur, sehingga kelurganya sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Saya sayang berterima kasih atas bantuan ini, karena sangat membantu keluarga saya," ungkapnya.(RAZ/HRU)
TODAY TAGBeberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews