Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI
Senin, 12 Januari 2026 | 11:20
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TANGERANGNEWS.com-Keluarga besar lembaga swadaya masyarakat (LSM) Gerakan Pemburu Koruptor (Gempur) Tangerang Selatan, mengadakan kegiatan buka bersama dengan anak yatim dan kaum dhuafa.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman Ketua Umum Gempur Saprudin Roy, di Jalan Garut, RT01/01, Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Tangsel, Minggu (3/6/2018).

Saprudin yang juga sebagai owner PT Kaisar Real Lestari mengatakan, di bulan Ramadan ini harus memperbanyak ibadah, salah satunya dengan cara bersedekah kepada saudara-saudara muslim yang kurang mampu.
"Kami telah mengundang masyarakat yang kurang mampu sekitar 500 orang di wilayah Tangsel, kami membantu mereka dengan membagikan sembako sekaligus santunan," ucapnya.
Saprudin melanjutkan, dalam kegiatan yang bertema "Indahnya Kebersamaan" ini sudah kedua kalinya digelar. "Kami berkomitmen untuk selalu membantu masyarakat apabila ada yang membutuhkan. Harapannya Semoga kedepannya lembaga kami selalu bisa exis di masyarakat," ungkapnya.
Nenek Zahara, 70, warga Kampung Pondok Bahar, Kelurahan Pondok Jagung Barat, Kecamatan Pondok Aren, yang mendapatkan santunan merasa bersyukur atas kegiatan yang dilakukan keluarga besar Gempur.
Ia mengungkapkan tentang keluarganya yang mempunyai anak banyak, tetapi hanya saja mereka cuma bekerja sebagai tukang bangunan. Ada juga yang masih belum bekerja atau nganggur, sehingga kelurganya sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Saya sayang berterima kasih atas bantuan ini, karena sangat membantu keluarga saya," ungkapnya.(RAZ/HRU)
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TODAY TAGKabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews