Connect With Us

Proyek Gedung Pegadaian Ciputat Dikeluhkan Warga

Yudi Adiyatna | Rabu, 18 Juli 2018 | 12:38

Kantor Pegadaian cabang di Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Rabu (18/7/2018). (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Proyek pembangunan sebuah gudang dan areal perparkiran kendaraan di area kantor Pegadaian cabang di Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan diprotes banyak warga sekitar, Rabu (18/7/2018)

Protes warga tersebut karena aktivitas pembangunan gedung milik kantor perusahaan dibawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu tak mengenal waktu. Sehingga hal tersebut mengusik kenyamanan aktifitas warga sekitar.

proyek

Terlihat para tukang sedang mengerjakan proyek di area Kantor Pegadaian cabang di Pasar Ciputat.

Ketua RT 03/09 Kelurahan Ciputat, Suryadi Jaya menyebutkan, kebisingan pembangunan proyek tersebut telah mengganggu warga semenjak sebulan lebih.

"Kelihatannya sih bangunan itu seperti untuk penyimpanan barang gadai berupa kendaraan mobi. Dari sebelum puasa berisik sudah mulai. Berisik banget," ujar Suryadi, Rabu (18/7/2018).

Pembangunan tersebut, menurut Suryadi, bukan hanya mengganggu warga melainkan para jamaah yang sedang beribadah di musala yang jaraknya tak jauh dari lokasi proyek.

"Selain pengerjaannya sampai malam. Pembangunan itu, juga tak kenal waktu, jadi ganggu warga dan saat ibadah di musala Agung Al Munawar," tambahnya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua RW 09, Kelurahan Ciputat, Cecep Supriatna. Pihak Pegadaian menurut Cecep tidak pernah memberikan informasi ataupun koordinasi dengan perangkat warga sekitar sejak pembangunan tersebut berlangsung.

"Sama sekali tidak ada koordinasi ke warga. Padahal pengerjaannya saat bulan Puasa hingga sampai jam 02:00 WIB. Sampai saya pernah tegur, tapi besoknya tetap kembali pengerjaannya," ungkapnya.

Cecep mengatakan, warganya pun kini tengah membuat surat keberatan atas adanya aktivitas proyek tersebut.

"Sudah belasan kepala keluarga yang merasa terganggu membubuhkan tanda tangan. Dan nantinya kita kirimkan ke Lurah Ciputat," tukasnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Jeffrey Epstein: Saat Kekayaan Tak Lagi Membahagiakan

Jeffrey Epstein: Saat Kekayaan Tak Lagi Membahagiakan

Senin, 9 Februari 2026 | 14:11

Epstein bukan orang biasa. Ia finansier kaya raya, memiliki pesawat pribadi, pulau pribadi, dan relasi dengan tokoh politik serta figur hiburan kelas atas. Ia hidup di puncak materi yang diimpikan banyak orang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill