Connect With Us

Korupsi, 7 ASN Tangsel Dipecat

Yudi Adiyatna | Selasa, 18 September 2018 | 11:00

ilustrasi PNS (ok / int)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan memecat para Aparatur Sipil Negara (ASN), yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi. 

Pemecatan ASN ini merupakan tindak lanjut dari SK bersama Mendagri, Menpan RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang menemukan sebanyak 2.357 ASN di seluruh Indonesia terlibat tindak pidana korupsi. 

“Ada tujuh ASN yang tahun ini diberhentikan karena terkena kasus tipikor, ” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, Apendi , Senin (17/9/2018).

Ia menjelaskan, ketujuh ASN yang dipecat ini merupakan akumulasi dari kasus tindak pidana korupsi berasal yang dari berbagai kalangan. Mulai dari golongan eselon II hingga tingkatan ke bawah.

Dirinya pun beralasan lamanya pemecatan terhadap para ASN yang bermasalah ini karena tahapan proses panjang yang dilalui mulai dari putusan pengadilan hingga terbitnya SK pemecatan tersebut.

"Ini akumulasi dari tahun 2010 sampe 2017. Ada yang kepala dinas, ada yang salah satunya contoh yang terkena Saber Pungli kasus PPAT (pertanahan) di Ciputat," jelas Apendi.

Apendi menyebutkan, berdasarkan ketentuan UU No 5/2017 tentang Aparatur Sipil Negara, barang siapa yang menyalahgunakan wewenang jabatannya melakukan tindak pidana korupsi maka dapat dipecat.

“Setelah SK ini (pemecatan) dikeluarkan otomatis ke tujuh orang tersebut berhenti dan tidak lagi menerima gaji dan fasilitas lainnya” kata dia.

BKN melansir, Provinsi Banten menempati peringkat ke-11 berdasarkan daerah PNS berstatus koruptor. Sebanyak 17 orang bertugas di Pemerintah Provinsi Banten dan 53 PNS asal delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten.(RAZ/RGI)

BISNIS
3 Tips Memilih Spatula yang Tepat untuk Kebutuhan Masak Besar saat Lebaran

3 Tips Memilih Spatula yang Tepat untuk Kebutuhan Masak Besar saat Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 20:09

Masyarakat kerap memasak berbagai menu khas saat momen Lebaran. Makanan sepeti rendang, opor ayam hingga kue kering biasanya disajikan untuk keluarga besar maupun tetangga yang bersilaturahmi.

OPINI
Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang

Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:17

Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.

KOTA TANGERANG
Pokja WHTR Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan 2026 dengan Santunan Anak Yatim

Pokja WHTR Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan 2026 dengan Santunan Anak Yatim

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:53

Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti sekretariat Pokja WHTR di Jalan Perintis Kemerdekaan No. 38A, Babakan, Kota Tangerang, dalam puncak rangkaian kegiatan Ramadan 1447 H yang ditandai dengan buka puasa bersama dan santunan anak yatim

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill