Connect With Us

Tumpukan Sampah di Pondok Cabe Tewaskan Driver Ojol

Yudi Adiyatna | Rabu, 26 Desember 2018 | 20:07

Lokasi kejadian kecelakaan yang menewaskan Seorang pengemudi ojek online di Jalan Pondok Cabe Raya, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangsel, Rabu (26/12/2018). (TangerangNews/2018 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pengemudi ojek online (ojol) mengembuskan nafas terakhirnya di Jalan Pondo Cabe Raya, Pondok Cave Udik, Pamulang, Tangsel, Rabu (26/12/2018).

Saalih, 49, pengemudi ojol tersebut nyawanya tidak bisa diselamatkan karena mengalami luka berat di kepala. Penyebabnya, sepeda motor yang dikemudikannya terjatuh saat menghindari tumpukan sampah di lokasi tersebut.

Diterangkan Kasat Lantas Satlantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin, peristiwa itu terjadi saat korban yang sedang membonceng seorang penumpangnya, Asti Suliatiawati, 26, melaju dari arah Cirendeu ke arah Gaplek pada pukul 08.50 WIB.

"Kecelakaan lalu lintas diduga berawal ketika kendaraan sepeda motor Honda Vario nomor polisi B-6945-ZFY yang dikemudikan oleh Saalih melaju dari arah Cireundeu menuju ke arah Gaplek, sesampainya di Jalan Pondok Cabe Raya, Saalih mengalami hilang kendali (out Olof control) saat menghindari tumpukan sampah yang berada di jalanan," jelas AKP Lalu.

"Diduga karena ingin menghindari tumpukan sampah yang ada dijalan dan hilang kendali sehingga mengakibatkan kendaraan sepeda motor yang d kemudikan oleh saudara Saalih dengan membawa penumpang atas nama Asti Sulistiawati terjatuh," tambahnya.

Lajutnya, akibat peristiwa itu, Saalih mengalami luka berat di kepala karena membentur aspal, sehingga nyawanya tidak terselamatkan. Sementara penumpang ojol tersebut hanya luka ringan yaitu luka lecet pada wajah, tangan dan lutut kaki sebelah kiri. 

"Kami audah mengamankan barang bukti, dan sedang dalam tahap penerimaan laporan, sampai pencarian saksi, dan membuat permohonan Visum Et Repertum korban luka," tukasnya.(RAZ/HRU)

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

KOTA TANGERANG
Ada Pelatihan Kreasi Konten AI di Kota Tangerang Gratis, Cek Link Pendaftaran

Ada Pelatihan Kreasi Konten AI di Kota Tangerang Gratis, Cek Link Pendaftaran

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:56

Dalam rangka meningkatkan literasi digital dan kreativitas masyarakat di era kecerdasan buatan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang membuka pendaftaran untuk program Kelas Literasi: AI Content Creation Bootcamp.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill