Connect With Us

7 Pelaku Kejahatan Ditembak Mati Polisi Tangsel, Ini Penjelasannya

Yudi Adiyatna | Senin, 31 Desember 2018 | 18:00

Kegiatan Refleksi Tahun 2018 Polres Tangsel, di Lantai 4 Gedung Mapolres Tangsel, Senin (31/12/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Aparat kepolisian dari Polres Tangsel menembak mati tujuh pelaku tindak kejahatan sepanjang 2018. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho dalam usai kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2018 di Mapolres Tangsel.

" Ada 7 Pelaku semuanya kasus 365 (Pencurian dengan kekerasan)," terang Alexander. 

Ketujuh pelaku tewas tersebut, merupakan pelaku kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan sepanjang 2018. Dari 10 kasus yang terjadi di wilayah Tangsel, 5 kasus diantaranya pelakunya ditembak mati.

"Dari 5 Kasus. Paling banyak terjadi di Pamulang," jelas Alex.

Alumnus Akpol 2006 ini menyebut ketujuh pelaku tersebut di tembak mati dalam kasus pencurian yang terjadi beberapa kali sepanjang 2018, semisal kasus pencurian toko sembako di Pamulang dengan pelakunya ditembak mati, atau pun pelaku penembakan terhadap pedagang pakaian di Curug yang salah seorang pelakunya juga ditembak mati aparat di lokasi persembunyiannya. Sehingga total di wilayah Curug pelaku yang ditembak mati sebanyak 3 orang dan di wilayah Pamulang 4 orang.

"Rata-rata pelaku dari kelompok Sumatera," pungkasnya.(MRI/RGI)

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill