Connect With Us

Hadir di Ciputat, TGB Ajak Warga Waspadai Hoaks

Rachman Deniansyah | Rabu, 6 Februari 2019 | 20:44

Muhammad Zainul Majid atau dikenal dengan Tuan Guru Bajang (TGB) saat diwawancarai wak media usai menghadiri Tausiah Kebangsaan di Hotel The Radiant Center, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Rabu (6/2/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majid atau dikenal dengan Tuan Guru Bajang (TGB) mengajak warga Tangsel untuk menyongsong pesta demokrasi dengan persaudaraan Indonesia.

Hal itu diungkapkanya saat menghadiri Tausiah Kebangsaan di Hotel The Radiant Center, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Rabu (6/2/2019).

Kegiatan Tausiah Kebangsaan di Hotel The Radiant Center, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Rabu (6/2/2019).

Acara yang bertajuk Rabu Hijrah ini mengajak peserta yang hadir dan masyarakat untuk mewaspadai serta bersikap berhati-hati dalam menyikapi berita atau informasi, mengingat banyak informasi palsu (hoaks) yang beredar di tahun politik ini.  

TGB menjelaskan bahwa hoaks harus dilawan oleh semua pihak. Hal ini demi menepis semua kebohongan dan fitnah di ruang publik. 

"Ruang publik yang sudah pengap, sudah penuh dengan toxic (racun), kebohongan, dan fitnah. Bahkan banyak diantaranya terkait dengan kehormatan seseorang, itu mesti diperbaiki bersama-sama," jelasnya. 

Menurutnya, jelang pesta demokrasi pada 17 April mendatang, semua pihak harus menyampaikan sesuatu yang baik ke ruang publik, yaitu implementasi dari kontestasi gagasan dalam Pilpres. 

"Jadi sudah cukuplah, terlalu banyak berita-berita bohong yang membuat kita satu sama lain kehilangan kepercayaan, membuat kita kehilangan adab," ungkapnya. 

Ia juga mengajak dalam memilih Presiden, semestinya yang harus dicermati adalah jejak rekamnya, baik paslon 01 maupun 02.

"Mari kami berstatement dengan baik, yang positif, yang konstruktif, kita songsong 17 April dengan semangat persaudaraan," tambahnya. 

Kegiatan Tausiah Kebangsaan di Hotel The Radiant Center, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Rabu (6/2/2019).

Sementara, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany yang juga hadir dalam kesempatan tersebut, juga menceritakan ketika hoaks menimpa dirinya dikala momen pembagian sertifikat tanah oleh Presiden Jokowi, Jum'at (25/1/2019) lalu. 

"Saya ingin klarifikasi, kemaren berita hoaks dan fitnah terjadi, mereka menyampaikan dan menyebarkan isu, bahwa pembagian sertifikat itu sepi, kosong, padahal saya secara langsung menyaksikan jumlah yang hadir itu lebih diatas 23 ribu," bebernya. 

Oleh karena itu, Airin mengajak kepada para generasi muda, untuk menyikapi teknologi dengan bijak. 

"Gunakan dan manfaatkan teknologi untuk kebaikan, jangan mudah terpancing, jangan mudah nge-share, klarifikasi dulu dan yakini itu benar atau tidak, dan bermanfaat atau tidak untuk adik-adik sendiri dan untuk semuanya," ujar Airin.(RMI/HRU)

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

NASIONAL
Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan

Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan

Senin, 4 Mei 2026 | 11:52

Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Selasa, 5 Mei 2026 | 21:24

Sebanyak tujuh jamaah calon haji asal Provinsi Banten Banten gagal berangkat ke tanah suci dan dipulangkan dari Embarkasi Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang lantaran tidak istitha'ah atau tidak memenuhi syarat kemampuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill