Connect With Us

Bimtek Wirausaha, Airin Harap Pengangguran di Tangsel Berkurang

Rachman Deniansyah | Senin, 25 Februari 2019 | 19:00

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah (IKM) dan Aneka Kementrian Industri RI menggelar bimbingan teknis (bimtek) kepada sebanyak 150 wirausaha baru se-Kota Tangerang Selatan di Saphire Sky Hotel and Conference BSD, Tangerang, Senin (25/2/2019).

Dalam kegiatan tersebut, para wirausaha baru diberikan pengetahuan serta dibimbing terkait menumbuhkan dan mengembangkan Industri Kecil Menengah (IKM) dan Aneka. 

Selain para wirausaha baru, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Anggota Komisi VI DPR RI Inas Nasrullah Zubir, Kepala Subdirektorat IKM Alat Angkut Irvan Kuswardana, Kepala Disperindag Tangsel Maya Mardiana. 

Kepala Subdirektorat IKM Alat Angkut, Irvan Kuswardana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program Kementrian Perindustrian yang mengusahakan untuk menumbuhkan dan mengembangkan wirausaha baru khususnya IKM. 

"Target kami adalah 20 ribu IKM baru tumbuh dibagi dalam 5 tahun. Oleh karena itu, peserta diberikan pengenalan secara teknis dan permodalan untuk tumbuh menjadi wirausaha baru," jelas Irvan. 

Selain bimtek, pihaknya juga akan memberikan bantuan subsidi bagi IKM yang akan membeli mesin dalam rangka peningkatan kapasitas.

Sementara Inas Nasrullah Zubir, mengatakan bahwa Indonesia harus bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah, agar rakyat Indonesia, khususnya yang berada di Tangsel dapat lebih mandiri dengan menjadi wirausaha.

"Sehingga pelatihan ini penting untuk menjadi wirausaha, namun bukan hanya perindustrian saja tapi bisa didukung oleh BUMN, sehingga kita harapkan masyarakat di Tangsel mampu untuk membangun usahanya," ungkapnya. 

Namun demikian, Inas berharap bimbingan semacam ini tidak berhenti disini, melainkan ada tindak lanjutnya. 

"Kepala Daerah juga harus bisa jadi public relation, dimana bisa mempromosikan produk yang ada di wilayahnya. Sehingga bisa lebih terkenal ke luar daerah. Dengan adanya pembeli dari luar daerah maka bisa menumbuhkan perekonomian," tukasnya. 

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany mengatakan bahwa menciptakan wirausaha baru IKM merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan pembangunan ekonomi daerah.

Menurutnya, hal itu bisa dicapai salah satunya melalui program dan kegiatan fasilitasi tumbuh kembang wirausaha baru, pengembangan potensi produk unggulan dan pelatihan, bimbingan teknis dan fasilitasi lainnya.

"Besar harapan kami dapat terus bersinergi dengan Kementerian Perindustrian dalam meningkatkan mutu dan kualitas para pelaku usaha di Kota Tangerang Selatan, baik melalui kegiatan bimbingan teknis maupun kegiatan Iain," kata Airin.

Melalui bimtek itu, Airin berharap produk yang dihasilkan wirausaha di Tangsel dapat bersaing secara nasional maupun internasional.

"Dan berdampak positif dalam mengurangi angka pengangguran serta terus meningkatkan bertumbuhnya wirausaha baru di Kota Tangsel," harapnya.(MRI/RGI)

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

HIBURAN
Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Selasa, 15 September 2026 | 14:46

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.

KAB. TANGERANG
311 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Terancam Puso Akibat Kemarau Ekstrem

311 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Terancam Puso Akibat Kemarau Ekstrem

Selasa, 15 September 2026 | 19:23

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat sedikitnya 311,8 Hektare lahan sawah di wilayahnya terancam gagal panen atau Puso akibat kemarau panjang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill