Connect With Us

Terminal Pondok Cabe Diklaim Bebas Calo

Rachman Deniansyah | Kamis, 30 Mei 2019 | 21:07

Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin bersama jajarannya saat menggelar pengecekan di Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel, Kamis (30/5/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Praktik percaloan tiket bus kerap meningkat pada saat arus mudik. Namun, Satlantas Polres Tangsel mengklaim hal itu tidak akan terjadi di Terminal tipe A Pondok Cabe, Kota Tangsel.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin setelah menggelar pengecekan di Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel, Kamis (30/5/2019).

Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin bersama jajarannya saat menggelar pengecekan di Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel, Kamis (30/5/2019).

"Dari pengecekan ke armada dan para awak bus, sudah siap dari sisi kesehatan dan lainnya sudah siap," jelas Lalu. 

Dengan demikian diharapkan terminal tipe A tersebut dapat melayani masyarakat khususnya dalam arus mudik dengan maksimal. 

Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin bersama jajarannya saat menggelar pengecekan di Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel, Kamis (30/5/2019).

Hasil dari pengecekan tersebut juga, AKP Lalu menyatakan bahwa Terminal Pondok Cabe bebas dari praktik yang dapat merugikan para pemudik. 

"Adanya kerjasama petugas terminal dengan Polri dan TNI untuk mencegah, serta menghilangkan percaloan tiket bus dan tindakan-tindakan premanisme," bebernya. 

Sehingga, kata dia, keadaan tersebut dapat membuat masyarakat menjadi merasa aman dan nyaman. 

Senada, Koordinator Terminal Pondok Cabe, Stanley Puspawijaya mengaku bahwa pihaknya setiap hari melakukan inspeksi.

"Kita tidak ada pungutan apapun, nol persen pungutan. Ini menjadi daya tarik. Kita juga ada inspeksi keselamatan bus setiap hari," tukasnya.(RMI/HRU)

BANTEN
Polda Banten Usut Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis di Lebak, Pelaku Masih Diburu

Polda Banten Usut Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis di Lebak, Pelaku Masih Diburu

Senin, 20 Juli 2026 | 14:27

Peristiwa dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penculikan terhadap seorang aktivis bernama Fam Fuk Tjhong (Uun) di wilayah Kabupaten Lebak, dilaporkan ke Polda Banten.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

TEKNO
RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

Senin, 20 Juli 2026 | 10:15

RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill