Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Praktik percaloan tiket bus kerap meningkat pada saat arus mudik. Namun, Satlantas Polres Tangsel mengklaim hal itu tidak akan terjadi di Terminal tipe A Pondok Cabe, Kota Tangsel.
Hal tersebut diungkapkan Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin setelah menggelar pengecekan di Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel, Kamis (30/5/2019).

"Dari pengecekan ke armada dan para awak bus, sudah siap dari sisi kesehatan dan lainnya sudah siap," jelas Lalu.
Dengan demikian diharapkan terminal tipe A tersebut dapat melayani masyarakat khususnya dalam arus mudik dengan maksimal.

Hasil dari pengecekan tersebut juga, AKP Lalu menyatakan bahwa Terminal Pondok Cabe bebas dari praktik yang dapat merugikan para pemudik.
"Adanya kerjasama petugas terminal dengan Polri dan TNI untuk mencegah, serta menghilangkan percaloan tiket bus dan tindakan-tindakan premanisme," bebernya.
Sehingga, kata dia, keadaan tersebut dapat membuat masyarakat menjadi merasa aman dan nyaman.
Senada, Koordinator Terminal Pondok Cabe, Stanley Puspawijaya mengaku bahwa pihaknya setiap hari melakukan inspeksi.
"Kita tidak ada pungutan apapun, nol persen pungutan. Ini menjadi daya tarik. Kita juga ada inspeksi keselamatan bus setiap hari," tukasnya.(RMI/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSebanyak 2.458 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten diproyeksikan memasuki masa pensiun hingga 2031. Tenaga pengajar menjadi kelompok yang paling banyak terdampak dalam proyeksi tersebut.
Sinar Mas Land kembali menorehkan prestasi gemilang di industri properti nasional dengan menyabet empat penghargaan bergengsi sekaligus dalam ajang Golden Property Awards (GPA) People's Choice 2026
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews