Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Praktik percaloan tiket bus kerap meningkat pada saat arus mudik. Namun, Satlantas Polres Tangsel mengklaim hal itu tidak akan terjadi di Terminal tipe A Pondok Cabe, Kota Tangsel.
Hal tersebut diungkapkan Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin setelah menggelar pengecekan di Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel, Kamis (30/5/2019).

"Dari pengecekan ke armada dan para awak bus, sudah siap dari sisi kesehatan dan lainnya sudah siap," jelas Lalu.
Dengan demikian diharapkan terminal tipe A tersebut dapat melayani masyarakat khususnya dalam arus mudik dengan maksimal.

Hasil dari pengecekan tersebut juga, AKP Lalu menyatakan bahwa Terminal Pondok Cabe bebas dari praktik yang dapat merugikan para pemudik.
"Adanya kerjasama petugas terminal dengan Polri dan TNI untuk mencegah, serta menghilangkan percaloan tiket bus dan tindakan-tindakan premanisme," bebernya.
Sehingga, kata dia, keadaan tersebut dapat membuat masyarakat menjadi merasa aman dan nyaman.
Senada, Koordinator Terminal Pondok Cabe, Stanley Puspawijaya mengaku bahwa pihaknya setiap hari melakukan inspeksi.
"Kita tidak ada pungutan apapun, nol persen pungutan. Ini menjadi daya tarik. Kita juga ada inspeksi keselamatan bus setiap hari," tukasnya.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGDi tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews