Connect With Us

Duktang di Tangsel Mulai Didata

Rachman Deniansyah | Kamis, 20 Juni 2019 | 19:43

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie ikut turun langsung dalam kegiatan mendata kependudukan masyarakat di kontrakan serta kos-kosan di wilayah Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Tangsel. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Penduduk datang (Duktang) di Kota Tangerang Selatan pascalebaran 2019 mulai didata oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat, Kamis (20/6/2019).

Petugas menyisir kontrakan serta kos-kosan di wilayah Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Tangsel.

Bahkan, Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie ikut turun langsung dalam kegiatan itu.

Dipilihnya kontrakan dan kos-kosan karena sering menjadi pilihan bagi penduduk datang.

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie ikut turun langsung dalam kegiatan mendata kependudukan masyarakat di kontrakan serta kos-kosan di wilayah Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Tangsel.

Benyamin mengatakan, Pemkot Tangsel ingin memastikan jumlah penduduk di Tangsel pascalebaran ini, karena menjadi salah satu tujuan urbanisasi. 

Ia berharap, penduduk datang itu segera melapor ke Ketua RT setempat.

Baca Juga :

"Harapan kami, mereka datang ke sini memiliki nilai tambah secara ekonomis khususnya, dicatat pula oleh ketua RT keterampilan apa yang mereka miliki, seperti usia produktif yang datang bisa dikerjakasamakan dan bisa dikembangkan dilingkungannya," kata Benyamin.

Sementara, Kepala Disdukcapil Kota Tangsel, Dedi Budiawan mengatakan, pendataan ini dilakukan di kos-kosan dan kontrakan, untuk mengetahui jumlah pendatang baru dan mengantisipasi tindak kejahatan di kota Tangsel. 

"Kami mendata semua pendatang, pendataan berupa nama, asal wilayah, tujuan datang ke Tangsel bahkan kemampuan apa yang mereka miliki," terangnya. 

Tim yang terlibat, lanjutnya, tidak hanya institusinya, melainkan juga polisi, Satpol PP, kecamatan dan kelurahan.

"Kami data satu per satu kontrakan dan kosan yang ada di wilayah Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat," imbuhnya. 

Hasilnya, pada hari ini diketahui 619 penduduk datang di Kelurahan Sawah, Ciputat atau 347 Kepala Keluarga (KK). Jika dirinci, 322 laki-laki dan 297 perempuan. Wilayah asal mereka rata-rata dari Jakarta.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:45

Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.

KOTA TANGERANG
Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta

Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta

Jumat, 10 Juli 2026 | 20:20

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

OPINI
Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Selasa, 7 Juli 2026 | 18:46

Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill