Connect With Us

Usung Urban Farming, Katar Muncul Melejit ke Nasional Wakili Banten

Rachman Deniansyah | Jumat, 21 Juni 2019 | 17:51

Ketua Karang Taruna Muncul, Abdul Barri Assyarif dan Ketua Karang Taruna Kota Tangsel Abdul Rasyid. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Karang Taruna (Katar) Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu akan menjadi perwakilan Provinsi Banten dalam seleksi pilar sosial Karang Taruna Tingkat Nasional. 

Keberhasilan Katar tersebut karena mengusung program program pertanian hidroponik ( urban farming ). 

Untuk lolos ke tingkat nasional, sebelumnya mereka harus bersaing ketat dengan Katar se-Provinsi Banten.

Ketua Karang Taruna Muncul, Abdul Barri Assyarif mengatakan, bahwa dengan pemaparan tentang program pertanian hidroponik, pihaknya berhasil lolos di tahap pertama yang digelar di Cilegon pada bulan lalu. 

Baca Juga :

Menurutnya, program hidroponik ini menjadi program andalan yang dapat membawa nama Tangsel bersaing dengan daerah kabupaten/kota lainnya. 

“Kita bersyukur, mendapat peringkat kedua dan berhak untuk mengikuti ke tingkat nasional,” kata Barri, Jumat (21/6/2019). 

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Tangsel Abdul Rasyid, mengapresiasi keberhasilan tersebut. Kata dia, setiap kader Katar di tiap tingkatan wilayah di Kota Tangsel terus didorong untuk dapat memberikan gagasan yang berorientasi pada peran aktif Katar dalam geliat pembangunan Kota Tangsel. 

“Tiap tahun kita selalu mengikuti agenda seleksi Karang Taruna berprestasi ke tingkat provinsi. Kita terus stimulus kader Karang Taruna Tangsel untuk melakukan profiling, peta potensi wilayah yang kemudia menjadi rujukan bagi tiap program yang di gagas Karang Taruna,” jelas Rasyid yang juga Anggota DPRD Kota Tangsel. 

Menurutnya, dengan profiling peta potensi wilayah Tangsel ini, yang salah satunya yakni persoalan sosial. Para pemuda yang menjadi ujung tombak Karang Taruna dapat secara kolaboratif membantu pemerintah turut mengurai persoalan sosial. 

“Di samping sebagai wadah pengembangan diri, Karang Taruna juga sebagai pilar sosial. Dengan semangat muda dan kekaryaan yang menjiwai Karang Taruna kita berperan menyiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing di era global seperti saat ini,” tutupnya.(RMI/HRU)

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

KAB. TANGERANG
Mensos Upayakan 300 Ribu Lansia Menerima MBG

Mensos Upayakan 300 Ribu Lansia Menerima MBG

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:32

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang kerap disapa Gus Ipul berencana membuat 300 ribu warga lanjut usia (lansia) akan menjadi penerima manfaat makan bergizi gratis (MBG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill