Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Karang Taruna (Katar) Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu akan menjadi perwakilan Provinsi Banten dalam seleksi pilar sosial Karang Taruna Tingkat Nasional.
Keberhasilan Katar tersebut karena mengusung program program pertanian hidroponik ( urban farming ).
Untuk lolos ke tingkat nasional, sebelumnya mereka harus bersaing ketat dengan Katar se-Provinsi Banten.
Ketua Karang Taruna Muncul, Abdul Barri Assyarif mengatakan, bahwa dengan pemaparan tentang program pertanian hidroponik, pihaknya berhasil lolos di tahap pertama yang digelar di Cilegon pada bulan lalu.
Baca Juga :
Menurutnya, program hidroponik ini menjadi program andalan yang dapat membawa nama Tangsel bersaing dengan daerah kabupaten/kota lainnya.
“Kita bersyukur, mendapat peringkat kedua dan berhak untuk mengikuti ke tingkat nasional,” kata Barri, Jumat (21/6/2019).
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Tangsel Abdul Rasyid, mengapresiasi keberhasilan tersebut. Kata dia, setiap kader Katar di tiap tingkatan wilayah di Kota Tangsel terus didorong untuk dapat memberikan gagasan yang berorientasi pada peran aktif Katar dalam geliat pembangunan Kota Tangsel.
“Tiap tahun kita selalu mengikuti agenda seleksi Karang Taruna berprestasi ke tingkat provinsi. Kita terus stimulus kader Karang Taruna Tangsel untuk melakukan profiling, peta potensi wilayah yang kemudia menjadi rujukan bagi tiap program yang di gagas Karang Taruna,” jelas Rasyid yang juga Anggota DPRD Kota Tangsel.
Menurutnya, dengan profiling peta potensi wilayah Tangsel ini, yang salah satunya yakni persoalan sosial. Para pemuda yang menjadi ujung tombak Karang Taruna dapat secara kolaboratif membantu pemerintah turut mengurai persoalan sosial.
“Di samping sebagai wadah pengembangan diri, Karang Taruna juga sebagai pilar sosial. Dengan semangat muda dan kekaryaan yang menjiwai Karang Taruna kita berperan menyiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing di era global seperti saat ini,” tutupnya.(RMI/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSuasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut terasa di kawasan Paramount Gading Serpong. Berbagai dekorasi bernuansa merah-putih menghiasi sejumlah area hunian, komersial, dan fasilitas publik
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama sektor industri terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka melalui pengembangan pendidikan vokasi dan penguatan kompetensi tenaga kerja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews