Connect With Us

Ma'ruf Amin Akan Hadiri Muktamar XIII Satkar Ulama Indonesia di Tangsel

Rachman Deniansyah | Kamis, 11 Juli 2019 | 23:01

Pengurus DPP Satkar Ulama Indonesia saat melakukan audensi dengan Wakil Presiden Terpilih, K.H Ma'ruf Amin. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Muktamar XIII Dewan Pimpinan Pusat Satuan Karya (DPP Satkar) Ulama Indonesia akan berlangsung di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun ini. Rencananya acara akan dibuka langsung oleh Wakil Presiden Terpilih, K.H Ma'ruf Amin. 

Hal itu disampaikan langsung saat jajaran pengurus DPP Satkar Ulama Indonesia diantaranya Ali Yahya (ketua umum), Ridwan Hisjam (bendahara umum, yang juga Wakil Ketua Komisi 7 DPR RI), Siti Nur Azizah (wasekjen), Asyraf dan Sutomo (wabendum) melakukan audensi dengan Ma'ruf Amin. 

"Tadi dilaporkan bahwa Ketua SC (Steering Committee) adalah Ridwan dan Ketua OC (Organizing Committee) adalah Azizah. Abah (Ma'ruf Amin) berkenan untuk membuka muktamar tersebut," ucap Siti Nur Azizah yang juga merupakan putri Wakil Presiden Terpilih, Ma'ruf Amin, Kamis (11/7/2019).

Pada saat audiensi itu juga, Azizah menyampaikan pesan Ma'ruf Amin, agar Satkar yang merupakan ormas Islam ikut berpartisipasi membangun perekonomian keumatan.

"Kenapa harus umat, karena umatlah masyarakat terbesar di negeri ini. Jika umatnya kuat, maka negara pasti kuat," sambung Azizah meneruskan pesan ayahnya.

Gelaran muktamar yang ke XIII ini sengaja diselenggarakan di Kota Tangsel Provinsi Banten, karena sebagai penghormatan kepada Ma'ruf Amin yang merupakan penggagas Provinsi Banten.(MRI/RGI)

NASIONAL
Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:56

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai mengumumkan jadwal pembelian tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill