Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten
Minggu, 12 April 2026 | 15:51
Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
TANGERANGNEWS.com - Bakal Calon Wali Kota (Cawalkot) Tangsel Suhendar mulai mensosialisasikan janji politiknya jika terpilih menjadi Wali Kota Tangsel pada Pilkada 2020 mendatang. Suhendar menjanjikan akan menggratiskan biaya kuliah bagi 1.000 mahasiswa setiap tahunnya.
Ia beralasan, investasi sumber daya manusia (SDM) sangat penting bagi perkembangan Kota Tangsel ke depan. Dengan mencerdaskan warga Tangsel, kata pria yang juga Dosen di Universitas Pamulang ini, akan cepat mendorong Kota Tangsel menuju Kota Pintar ( Smart City ).
Program kuliah gratis bagi 1.000 mahasiswa ini menurutnya akan dilaksanakan secara simultan, dibangun dan dilandasi dengan program jaminan pendidikan dasar SD dan SMP yang bebas pungli serta yang memberatkan warga lainnya. Juga akan sejalan dengan peningkatan kesejahteraan bagi pendidik dan tenaga kependidikan.
BACA JUGA:
"Ini investasi untuk warga Tangsel. Jangan sampai ada lagi warga Tangsel yang ingin berkuliah tapi terkendala masalah biaya," katanya, Selasa (23/7/2019).
Menggratiskan biaya kuliah bagi 1.000 mahasiswa per tahun, lanjutnya, sangat memungkinkan. Ia berpendapat, kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel sangat memungkinkan membiayai program tersebut.
"APBD Tangsel hampir 4 Triliun. Mudah sekali untuk mewujudkannya. Tinggal komitmen untuk melaksanakan political will yang mencerdaskan warga tersebut," tambahnya.
Selain menggratiskan biaya kuliah, beberapa program unggulan Suhendar yang berencana maju sebagai bakal cawalkot Tangsel lewat jalur independen ini diantaranya, pelayanan terpadu satu meja, revitalisasi dan pembangunan fasilitas umum, serta memperluas kesempatan lapangan kerja bagi warga Tangerang Selatan.(MRI/RGI)
Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
TODAY TAGLibur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews