Connect With Us

Benyamin Sebut Jadi Pengusaha Lebih Enak Dibanding TKS

Yudi Adiyatna | Senin, 29 Juli 2019 | 20:25

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com- Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie membuka pelatihan kewirausahaan yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan di Rumah Makan Gombang, Jalan Raya Ciater, Rawa Buntu, Serpong, Senin, (29/7/2019).

Dalam keterangannya, Bang Ben panggilan akrab Benyamin meminta siapapun yang ingin memulai usaha atau terjun menjadi entrepreneur tidak takut menghadapi kegagalan. 

"Kunci meraih kesuksesan untuk pengusaha pemula harus mengedepankan inovasi dan bangkit lagi ketika jatuh. Sebab, peluang usaha di Kota Tangsel ini begitu banyak. Tinggal bagaimana pintarnya seseorang saja masuk dalam celah ini," katanya. 

Kegiatan pelatihan kewirausahaan yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan di Rumah Makan Gombang, Jalan Raya Ciater, Rawa Buntu, Serpong, Senin, (29/7/2019).

Ia juga menilai, kegiatan pelatihan keterampilan dan keahlian dalam program pengembangan produktifitas yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan tersebut sangat baik.

"Jadi pengusaha itu jauh lebih bagus dan enak dibanding harus jadi TKS (tenaga kerja sukarela). Peluang untuk memulai usaha di Tangsel ini cukup banyak. Tinggal bagaimana kreativitas dan inovasi kita saat memulainya," ucapnya

Wakil Wali Kota Tangsel dua periode ini menyontohkan peluang membuka usaha bisa dimulai dari lingkup terkecil. Misalnya mencukupi kebutuhan para tetangga. Langkah yang dilakukan dengan mencari tahu apa saja yang dibutuhkan, kemudian membuat daftar kebutuhan itu, lalu mulai membuka usaha sesuai daftar kebutuhan tetangga tersebut. 

Baca Juga :

"Itu saja kita sudah belajar memulai usaha. Terus aja dilakulan dan dikembangkan. Dari tetangga, merambah satu RT misalkan. Inovasi tetap harus dikedepankan dalam menangkap peluang ini," jelasnya. 

Dalam kesempatan itu, Bang Ben juga menyampaikan jika terkendala modal, bisa meminjam uang melalui Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah yang sebentar lagi diluncurkan.

"Jangan takut gagal. Jadikan kegagalan berulang ini untuk terus maju dan memotivasi diri," ucapnya. 

Bahkan ke depan, Pemkot Tangsel membangun gedung galeri UMKM yang bisa dimanfaatkan siapapun warga Tangsel untuk tempat usaha. 

 "Nanti teman-teman di sini bisa meminjam modal ke BPR Syariah ini untuk modal. Apalagi nanti kita ada gedung galeri UKMK. Manfaatkanlah semua itu. Jadi sekali lagi, kunci untuk memulai usaha adalah modal, inovasi, kreativitas, tidak takut gagal serta mampu membaca peluang," pungkasnya.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Senin, 5 Januari 2026 | 11:12

Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

TANGSEL
Atasi Sampah, Pemkot Tangsel Targetkan Seluruh Fasilitas Publik hingga Perkantoran Dipasang Biopori

Atasi Sampah, Pemkot Tangsel Targetkan Seluruh Fasilitas Publik hingga Perkantoran Dipasang Biopori

Kamis, 8 Januari 2026 | 23:33

Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini bersiap mereplikasi secara masif Program Biopori sebagai upaya mengatasi krisis sampah yang terjadi di wilayah tersebut.

NASIONAL
Bahlil Pastikan Bensin Campur Etanol 10 Persen Berlaku Mulai 2028

Bahlil Pastikan Bensin Campur Etanol 10 Persen Berlaku Mulai 2028

Jumat, 9 Januari 2026 | 12:23

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan kebijakan pencampuran etanol sebesar 10 persen ke dalam bahan bakar minyak jenis bensin atau E10 mulai diberlakukan paling lambat pada 2028.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill