Peringati Hari Bumi, Pelanggan Telkomsel Bisa Tukar Poin Jadi Pohon
Jumat, 24 April 2026 | 22:02
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
TANGERANGNEWS.com-Solihin berjalan tertatih-tatih dan meringis menahan rasa sakit. Bahkan ia harus dibantu temannya karena tidak bisa berdiri sendiri.
Maling motor itu dihadiahi timah panas petugas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) karena kedapatan mencuri sepeda motor.
Solihin baru berusia 18 tahun, remaja itu terlibat pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres Tangsel. Polisi juga turut menangkap Haidar Hidayatullah, 20, Ryan Adji Pratama, 17, dan Peri,23. Namun mereka bukan dalam kompolotan yang sama.
"Ada tiga laporan kepolisian dengan tiga TKP (Tempat Kejadian Perkara) berbeda," ujar Kapolres Tangsel Ferdy Irawab saat menggelar rilis media di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangsel, Selasa (3/9/2019).
BACA JUGA:
"Saat dilakukan penangkapan, tersangka (Solihin) melakukan perlawanan. Sehingga Polisi bertindak tegas dan terukur terhadap tersangka," imbuhnya.
Ferdy menjelaskan, mereka diamankan saat melintasi jalan di wilayah Pamulang, Jalan Satria, Pondok Benda, Pamulang, Tangsel, Sabtu (24/8/2019).

"Saat melaksanakan patroli kewilayahan, Polsek Pamulang mencurigai sepeda motor jenis Honda Beat warna putih. Setelah itu dilakukan pembuntutan. Saat dilakukan penangkapan, kedua tersangka melarikan diri dan terjadi aksi kejar-kejaran," terangnya.
Dari hasil penyelidikan, ternyata sepeda motor yang menjadi barang bukti itu merupakan hasil pencurian yang ia lakukan di wilayah Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangsel.
Kasus kedua, kata Ferdy, pencurian motor yang dilakukan oleh Haidar, 20 bersama rekannya, Asep, yang sampai saat ini belum berhasil diamankan dan ditetapkan di Daftar Pencarian Orang (DPO).
Ferdy menjelaskan, mereka melakukan aksinya di wilayah Pamulang.
"Di jalan Cabe RT 05 RW 07, Cabe Ilir, waktu kejadiannya Sabtu, 24 Agustus 2019," kata Ferdy.
Ferdy mengatakan, Haidar dan Asep beraksi saat kondisi mesin motor korban menyala. Haidar berhasil ditangkap saat kebetulan ada jajaran Reskrim Polsek Pamulang yang sedang berpatroli. Namun, Asep berhasil melarikan diri.
"Saat korban masuk ke dalam rumah. Kemudian diteriaki bahwa ada maling. Kebetulan saat itu ada anggota yang sedang patroli di sekitar TKP," imbuhnya.
Kemudian, kata Ferdy, pelaku terakhir, yaitu Ryan Adji Pratama,17 melakukan aksinya di sebuah warnet di Jalan Satria, Pondok Benda, Pamulang, Tangsel, (24/8/2019).
"Yaitu warnet 'Are Net'. Dari tangan tersangka, ditemukan BB (Barang Bukti) satu unit sepeda motor jenis Yamaha Jupiter dan kunci leter T dan obeng. Itu merupakan perlengkapan atau sarana yang digunakan tersangka," jelasnya.
Karena aksi kejahatannya, keempat tersangka akan mendekam di hotel prodeo hingga 5 tahun.
"Para tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan," pungkasnya.(MRI/RGI)
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mengamankan secara fisik lahan aset negara berupa eks SDN Rawa Bokor seluas 1.580 meter persegi dalam operasi eksekusi yang dilakukan pada Jumat sore 24 April 2016).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews