Connect With Us

Kenal di Facebook, Gadis 15 Tahun Tewas Mengenaskan

| Selasa, 29 Juni 2010 | 17:07

Korban semasa hidup Dewi Fatimah,15 yang tewas. (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Dewi Fatimah,15, seorang gadis yang  baru lulus SMP ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan,   di lahan kosong,  Jalan Utama Kavling Deplu, Kelurahan Pondok Karya, Pondok Aren, Kota Tangsel.  Saat ditemukan, mulut dan kaki korban terluka serta ada bekas jeratan tali di leher.
 
 
Korban diduga tewas setelah menemui kekasihnya yang dikenal Dewi di situs jejaring sosial facebook. Dewi Fatimah adalah gadis yang tinggal di Jalan Bacang RT02/09 Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Kota Tangsel dan baru lulus dari SMP 10 Tangsel. Menurut teman dekat korban yang bernama Ninu Afriyanti, Dewi  kenal dengan pacarnya melalui salah sambung telepon. “Proses perkenalan berlanjut dengan saling tukar alamat facebook,” kata Afriyanti.
 
Korban yang memiliki alamat facebook Dewienda Chyank Bundha itu lalu berpacaran dengan pacar mistriusnya melalui facebook dengan nama Rendy Ozzo. Rendy dalam status facebooknya beralamat di DKI Jakarta dan masih duduk dibangku sekolah menengah atas 82 Jakarta Selatan. “Dia (korban) pernah bercerita tentang pacarnya yang dikenal lebih dekat melalui facebook. Dan, rencananya mereka akan bertatap muka,” tutur Afriyanti lagi.
 
Berdasarkan keterangan Nenek korban, Sumarti. Cucunya itu meninggalkan rumah sejak Sabtu (26/06) sekitar pukul 21.30 WIB. Dengan menggunakan kaus dan celana pendek loreng.  “Dewi sempat pamit, waktu itu dia bilang hanya ingin bermain dan tidak akan lama. Itu dia katakan setelah dia mendapat telepon dari seorang pria,” tuturnya.
 
Sekitar pukul 23.00 WIB, Sumarti sempat menelepon ke ponsel cucunya itu. Ketika itu Dewi masih menjawab teleponnya dan mengatakan dirinya tidak lama lagi, akan pulang.”Tetapi setelah itu, saya telepon sudah tidak ada jawaban lagi, akhirnya kami melaporkan itu ke Polsek Ciputat,” ujarnya.
 
Petugas polisi lalu menemukan jenazah pada Senin (28/06) malam di lapangan kosong. Jenazah korban dikebumikan hari ini di Kebon Pepaya tak jauh dari rumahnya,  setelah sempat di otopsi di RSUD Kabupaten Tangerang.
Berdasarkan keterangan Kapolsek Metro Pondok Aren, Kota Tangsel  AKP Tatang diduga kuat pelaku pembunuh korban adalah lelaki yang sebelumnya menelepon korban. “Pastinya, kami terus melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku,” tegasnya. (dira/rangga)
 

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill