Connect With Us

Kabar Gembira! 2020, Guru Swasta di Tangsel Dapat Intensif

Yudi Adiyatna | Rabu, 6 November 2019 | 21:33

Kegiatan seminar pendidikan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PGRI Ke 74 dan Hari Guru Nasional di Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Tangsel  menyiapkan anggaran insentif untuk guru swasta pada tahun 2020 mendatang. Besarnya intensif itu Rp250 ribu per bulan.

Sedikitnya, ada 6.000 guru swasta yang akan menerima insentif ini. Regulasi ini dibuat untuk memberikan motivasi kepada guru swasta agar meningkatkan kualitas pendidikan di Tangsel.

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menjelaskan, usulan insentif itu sedang dikaji oleh DPRD. Sehingga dia berharap agar seluruh guru di Kota Tangsel bisa terus mendukung dirinya dan upaya pemerintah dalam meningkatkan apresiasi dari pemerintah kepada guru-guru yang ada di Kota Tangsel. 

Dia menambahkan, guru memiliki banyak tupoksi pekerjaan. Misalnya, guru sebagai fasilitator pelayanan pendidikan. Guru sebagai motivator bagi para siswa, hingga guru sebagai sahabat bagi para siswa di sekolah. 

Saat ini, selain memastikan insentif terhadap guru swasta, Airin juga berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan melalui peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah. Dengan beberapa pelatihan, setiap guru dan kepala sekolah diberikan informasi mengenai proses pelayanan pendidikan yang berkualitas.

Salah satunya adalah pendidikan manajemen bagi kepala sekolah. Agar sebagai pemimpin bisa membuat pola pelayanan pendidikan yang memiliki unsur inovasi.

”Kalau bisa (jangan hanya kepala sekolah) seluruh guru pun harus diberi pelatihan manajemen pelayanan pendidikan,” kata Airin, Rabu (6/11/2019).

Baca Juga :

 

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono menjelaskan, bukan hanya pemberian insentif terhadap guru swasta. Tapi, pemerintah juga memberikan fasilitas BPJS yang diserahkan secara simbolis terhada guru honorer pada HUT PGRI ke-74 di UIN Jakarta Rabu (06/11/2019). 

Taryono menambahkan untuk gelombang pertama, ada 600 guru mendapatkan fasilitas ini. Sementara jumlahnya akan bertambah pada anggaran yang akan datang atau anggaran tahun 2020.

 ”Jadi kalau Januari nanti, semua guru honorer mendapatkan fasilitas ini,” kata Taryono.

Sementara, saat ini tercatat ada 1.800 guru honorer yang siap didata untuk mendapatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga di tahun yang akan datang, guru akan mendapatkan fasilitas insentif sekaligus iuran BPJS.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

KAB. TANGERANG
Bocah 18 Tahun Bawa Dump Truck Tabrak Satu Keluarga di Cikupa, Ibu Tewas 2 Balita Luka

Bocah 18 Tahun Bawa Dump Truck Tabrak Satu Keluarga di Cikupa, Ibu Tewas 2 Balita Luka

Selasa, 9 Juni 2026 | 22:09

Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit dump truck dan sepeda motor matic terjadi di Jalan Raya Serang KM 20, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Senin 8 Juni 2026, malam.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill