Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TANGERANGNEWS.com-Wawan, 22, wajahnya babak belur usai dikeroyok sejumlah orang di Jalan Kampung Parigi Baru, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB saat ia hendak meminang kekasihnya, Rabu (30/11/2019).
Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto mengatakan, insiden itu terjadi saat Wawan datang ke rumah kekasihnya, SW.
Dijelaskan Afroni, kedatangan Wawan pun untuk memenuhi undangan orang tua SW, yang memintanya untuk bertanggung jawab lantaran telah menghamili SW.
Namun, kata Afroni, saat niatan itu belum terucap dari mulutnya, Wawan dihadang oleh sejumlah orang.
"Saat itu korban datang ke rumah pacarnya untuk membicarakan pernikahan. Tapi saat itu korban didatangi para pelaku yang langsung memukuli korban," jelas Afroni saat dikonfirmasi TangerangNews, Jumat (8/11/2019).
Baca Juga :
Afroni menuturkan, Wawan tak sanggup melawan karena orang yang mengeroyoknya berjumlah empat orang. Akibatnya, wajah dan tubuhnya babak belur.
"Korban mengalami luka di bagian mata sebelah kanan robek, luka robek di bagian kepala atas sebelah kanan, dagu robek, bibir atas robek, badan pada memar dan bengkak, kaki biru dan bengkak akibat ditendang dengan kaki," terangnya.
Peristiwa itu kemudian dilaporakan ke Polsek Pondok Aren.
"Korban dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan luka," pungkasnya.(RMI/HRU)
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews