Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Truk kontainer seberat 30 ton terguling di perempatan Jalan Promoter, Kecamatan Serpong, Tangsel menuju Jalan BSD Grand Boulevard, Jumat (6/12/2019), sekitar pukul 13.00 WIB.
Diduga, kontainer bernomor polisi B-9083-UIW itu terguling karena menikung terlalu tajam.
"Untungnya jalan lagi kosong. Kayanya ini sopir beloknya terlalu tajam jadi enggak kuat," ucap salah seorang saksi mata, Dimas.
BACA JUGA:
Dimas mengatakan, beratnya tonase pada kontainer, menimbulkan suara kencang saat insiden terjadi. Hal itu membuat warga di sekotar lokasi terkejut.
"Saya lagi buka rolling door, tiba-tiba kaya ada suara petir. Pas saya lihat, kontainer terguling," imbuhnya.

Sang sopir, yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, truk yang dikendarainya itu berasal dari Tanjung Priok.
"Mau ke Taman Tekno. Pas mau belok enggak kuat," ucapnya.
Kini, pihak kepolisian dibantu dengan Dinas Perhubungan Tangsel berusaha memindahkan kontener tersebut.
Akan tetapi, karena beban kontainer mencapai 30 ton, mobil derek Dishub Tangsel tak kuat mengangkatnya.
Akibat kecelakaan tunggal itu, arus lalu lintas dari Ciater menuju Eka Hospital pun ditutup dan dialihkan ke ITC BSD.(RAZ/RGI)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSuasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut terasa di kawasan Paramount Gading Serpong. Berbagai dekorasi bernuansa merah-putih menghiasi sejumlah area hunian, komersial, dan fasilitas publik
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews