Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com-Driver ojek online (ojol) dan petugas keamanan ( security ) Supermall Karawaci yang sempat terlibat kericuhan pada Kamis (19/12/2019) siang, telah bersepakat damai.
Perdamaian antara keduanya itu disepakati usai membawa insiden tersebut ke Polres Tangsel.
"Permasalahan (kericuhan) sudah diselesaikan di dalam (Polres Tangsel). Kesepakatannya adalah damai," kata Agus, driver ojol yang terlibat kericuhan, saat ditemui di Polres Tangsel, Kamis (19/12/2019) malam.
Baca Juga :
Pria yang akrab disapa Bule itu mengatakan, proses mediasi yang berlangsung cukup alot itu akhirnya menyepakati beberapa hal.
Salah satunya, kata Bule, guna menjaga situasi agar tetap kondusif. Khususnya di wilayah Supermall Karawaci.
"Untuk menjaga kekondusifan di daerah Supermall Karawaci, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, antara ojek online sama security, " pungkasnya.(RMI/HRU)
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TODAY TAGCuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews