Connect With Us

Biem-Suhendar Bertemu, Bahas Koalisi Pilkada Tangsel

Mohamad Romli | Kamis, 6 Februari 2020 | 12:34

Bakal calon wali kota Tangsel, Biem Benyamin (kanan) dan Suhendar (kiri) saat bertemu di kawasan Ciputat Timur, Kamis (6/2/2020). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Konstelasi politik di Kota Tangsel kian dinamis. Para bakal calon kini berebut rekomendasi partai politik agar bisa diusung dalam pesta demokrasi lima tahunan. 

Dari ramainya hiruk pikuk politik di daerah yang berbatasan dengan DKI Jakarta tersebut, ada satu yang menyita perhatian. Yakni, manuver politisi Partai Gerindra Biem Benjamin. Putera seniman kondang Betawi, almarhum Benyamin Sueb itu, akhir-akhir ini rajin berjumpa dengan sejumlah bakal calon. Dari Muhamad, Kemal Pasya, hingga teranyar Suhendar.

Pertemuan dengan bakal calon wali kota dari jalur perseorangan Suhendar berlangsung secara tertutup, di kawasan Ciputat Timur, Rabu (5/2/2020) sore. 

Mengenakan kemeja putih Suhendar hanya didampingi satu orang timnya. Sementara Biem, dengan gaya khasnya, memakai kaos singlet warna hitam. 

Pembicaraan berlangsung sekitar satu jam ini terlihat cukup serius. Momentum pertemuan dua tokoh ini terasa politis karena dilakukan jelang pembukaan pendaftaran bakal calon perseorangan akhir Februari nanti. Nah, ini bisa saja dimaknai bakal ada pembicaraan mengarah koalisi ke depannya.

Dalam keterangannya, Biem mengatakan, komunikasi dengan Suhendar hanya ajang silaturahmi. Ia mengaku selama ini hanya mengenal Suhendar lewat baliho ataupun spanduk di jalan-jalan. Ketika ada momentum untuk berjumpa, ia pun memanfaatkan momentum tersebut. 

“Saya lihatnya pak Suhendar cuma di jalan-jalan saja. Itu pun karena banyaknya posternya. Ketika ada kesempatan bertemu, ya, saya lakukan. Silaturahmi kan sangat bagus,” katanya.

Ia mengaku dalam pertemuan tersebut dibicarakan banyak hal. Terutama gagasan bagaimana mewujudkan Kota Tangsel agar lebih baik lagi. Masalahnya apa saja dan bagaimana mencari solusi. Persoalan seperti pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya banyak dibahas. Yang pasti ada semangat untuk sama-sama mewujudkan agar kota ini semakin bagus.

Disinggung soal pembicaraan koalisi, Biem enggan berkomentar terlalu jauh. Ini lantaran Suhendar tengah fokus mengumpulkan puluhan ribu KTP sebagai syarat maju dari calon perseorangan.

“Sebentar lagi kan mau dibuka pendaftaran jalur perseorangan. Pak Suhendar lagi fokus disitu. Jadi kita bicara tentang sejumlah persoalan di Tangsel saja. Terutama pendidikan dan kesehatan. Itu saja kok,” ujarnya.

Biem mengaku pertemuan dengan sejumlah bakal calon adalah bagian dari ikhtiarnya untuk menjalin silaturahmi. Ia juga akan bertemu dengan tokoh-tokoh Kota Tangsel lainnya.

“Saya kan orang politik. Setiap langkah kerap dimaknai secara politis. Bertemu dengan sejumlah bakal calon itu hanya silaturahmi. Ingin mengenal. Kan jadi punya banyak teman juga,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Suhendar. Ia mengaku bertemu Biem juga bagian dari silaturahmi.

“Pak Biem kan senior saya. Sekarang mau pilkada, kita bertemu bahas banyak hal. Ya, ngobrol-ngobrol saja,” katanya.

Meski begitu, Suhendar mengaku ada persepsi dalam memandang politik di Tangsel hari ini. Yakni punya semangat pembaruan supaya kota ini lebih maju dan berkembang lagi. (RAZ/RAC)

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill