Connect With Us

Sering Terendam Luapan Sungai, Jembatan di Setu Rusak

Rachman Deniansyah | Senin, 24 Februari 2020 | 17:08

Kondisi tembok jembatan di Kampung Koceak RT 04 RW 02, Keranggan, Setu, Tangerang Selatan, yang mengalami kerusakan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah jembatan yang menghubungkan antara permukiman warga dengan Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Ranca Bulan di Kampung Koceak, RT 04/02, Keranggan, Setu, Tangerang Selatan, mulai rusak akibat sering terendam luapan air sungai. 

Warga sekitar, Awing, 53, mengatakan, jembatan yang kini mulai rusak itu sudah cukup lama dibangun.

"Sejak Airin menjabat. Jembatan itu juga yang meresmikan Bu Airin," kata Awing di lokasi, Senin (24/2/2020).

Ia menuturkan, kerusakan jembatan itu dipicu oleh derasnya luapan air anak sungai Cisadane yang kerap merendam bangunan tersebut.

"Ditambah lagi kalau air naik (merendam), itu membawa batang pohon. Nah pohon itu menabrak tembok jembatan. Jadi, bantalan (tembok) jembatan hancur, rusak," ucapnya. 

Kondisi tembok jembatan di Kampung Koceak RT 04 RW 02, Keranggan, Setu, Tangerang Selatan, yang mengalami kerusakan.

Pantauan di lokasi, jembatan yang menjadi akses utama warga menuju TPBU Ranca Bulan itu kondisinya memprihatinkan. 

Sebagian tembok jembatan pada bagian kanan dan kirinya sudah hancur. Bahkan, aliran listrik di sekitar lokasi pun diputus. 

"Jadi kalau malam enggak ada penerangan sama sekali.  Kabelnya ini diputus. Malah potongan kabel yang di arah rumah warga itu masih ada aliran listriknya," ujar Awing. 

Warga mengharapkan jembatan tersebut segera diperbaiki, karena menjadi akses menuju Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Ranca Bulan.

"Orang Pemda sih beberapa kali sering mantau. Tapi sampai sekarang belum ada perbaikan. Saya harap sih, segeralah diperbaiki. Kasihan warga yang suka pakai jembatan ini untuk menyeberang," pungkasnya. (RAZ/RAC)

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

TEKNO
OLX Perkenalkan OLA di GIIAS 2026, Cara Baru Cari Mobil Lewat AI

OLX Perkenalkan OLA di GIIAS 2026, Cara Baru Cari Mobil Lewat AI

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:05

OLX memperkenalkan OLA (OLX Virtual Assistant), teknologi berbasis artificial intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu konsumen menemukan pilihan kendaraan sesuai kebutuhan.

HIBURAN
Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:30

Yamaha Indonesia menggelar giveaway berhadiah satu unit Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue dalam rangka menyambut momen kembali ke sekolah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill