Sering Terbangun Malam Hari untuk Kencing? Waspada Gejala Pembesaran Prostat
Jumat, 19 Juni 2026 | 19:18
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
TANGERANGNEWS.com-Sebuah jembatan yang menghubungkan antara permukiman warga dengan Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Ranca Bulan di Kampung Koceak, RT 04/02, Keranggan, Setu, Tangerang Selatan, mulai rusak akibat sering terendam luapan air sungai.
Warga sekitar, Awing, 53, mengatakan, jembatan yang kini mulai rusak itu sudah cukup lama dibangun.
"Sejak Airin menjabat. Jembatan itu juga yang meresmikan Bu Airin," kata Awing di lokasi, Senin (24/2/2020).
Ia menuturkan, kerusakan jembatan itu dipicu oleh derasnya luapan air anak sungai Cisadane yang kerap merendam bangunan tersebut.
"Ditambah lagi kalau air naik (merendam), itu membawa batang pohon. Nah pohon itu menabrak tembok jembatan. Jadi, bantalan (tembok) jembatan hancur, rusak," ucapnya.

Pantauan di lokasi, jembatan yang menjadi akses utama warga menuju TPBU Ranca Bulan itu kondisinya memprihatinkan.
Sebagian tembok jembatan pada bagian kanan dan kirinya sudah hancur. Bahkan, aliran listrik di sekitar lokasi pun diputus.
"Jadi kalau malam enggak ada penerangan sama sekali. Kabelnya ini diputus. Malah potongan kabel yang di arah rumah warga itu masih ada aliran listriknya," ujar Awing.
Warga mengharapkan jembatan tersebut segera diperbaiki, karena menjadi akses menuju Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Ranca Bulan.
"Orang Pemda sih beberapa kali sering mantau. Tapi sampai sekarang belum ada perbaikan. Saya harap sih, segeralah diperbaiki. Kasihan warga yang suka pakai jembatan ini untuk menyeberang," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
TODAY TAGPengembang perumahan bersubsidi Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Land) berkolaborasi dengan dunia akademik melalui kerja sama penelitian bersama Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews