Kondisinya Rusak, Empat Halte Bus Tayo Tangerang Diperbaiki
Senin, 28 September 2026 | 20:53
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan perbaikan terhadap sejumlah halte yang mengalami kerusakan.
TANGERANGNEWS.com-Sebuah jembatan yang menghubungkan antara permukiman warga dengan Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Ranca Bulan di Kampung Koceak, RT 04/02, Keranggan, Setu, Tangerang Selatan, mulai rusak akibat sering terendam luapan air sungai.
Warga sekitar, Awing, 53, mengatakan, jembatan yang kini mulai rusak itu sudah cukup lama dibangun.
"Sejak Airin menjabat. Jembatan itu juga yang meresmikan Bu Airin," kata Awing di lokasi, Senin (24/2/2020).
Ia menuturkan, kerusakan jembatan itu dipicu oleh derasnya luapan air anak sungai Cisadane yang kerap merendam bangunan tersebut.
"Ditambah lagi kalau air naik (merendam), itu membawa batang pohon. Nah pohon itu menabrak tembok jembatan. Jadi, bantalan (tembok) jembatan hancur, rusak," ucapnya.

Pantauan di lokasi, jembatan yang menjadi akses utama warga menuju TPBU Ranca Bulan itu kondisinya memprihatinkan.
Sebagian tembok jembatan pada bagian kanan dan kirinya sudah hancur. Bahkan, aliran listrik di sekitar lokasi pun diputus.
"Jadi kalau malam enggak ada penerangan sama sekali. Kabelnya ini diputus. Malah potongan kabel yang di arah rumah warga itu masih ada aliran listriknya," ujar Awing.
Warga mengharapkan jembatan tersebut segera diperbaiki, karena menjadi akses menuju Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Ranca Bulan.
"Orang Pemda sih beberapa kali sering mantau. Tapi sampai sekarang belum ada perbaikan. Saya harap sih, segeralah diperbaiki. Kasihan warga yang suka pakai jembatan ini untuk menyeberang," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan perbaikan terhadap sejumlah halte yang mengalami kerusakan.
TODAY TAGGelaran turnamen sepak bola Dewa United Jawara Cup 1 2026 resmi berakhir di Stadion Gelora Maja, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu 27 September 2026.
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews