Connect With Us

Berenang Saat Banjir, 2 Bocah Hanyut Terseret Arus Kali Maharta

Rachman Deniansyah | Selasa, 25 Februari 2020 | 17:43

Kepala Seksie Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangsel Urip Supriyatna. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dua orang anak dikabarkan hanyut terseret aliran kali Maharta, di Pondok Maharta, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (25/2/2020).

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel Urip Surpiyatna menjelaskan, peristiwa itu terjadi karena mereka berenang di kali saat banjir mulai surut.

Awalnya, kata dia, ada empat anak yang berenang, mereka adalah Desta, Nazar, Agus, dan Rian. 

Dua orang berhasil diselamatkan, namun Desta dan Nazar masih dalam pencarian.

Proses pencarian dua anak kecil yang hanyut dalam derasnya aliran kali Pondok Maharta, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

“Kejadiannya itu ketika air telah surut dan beberapa anak bermain di pinggir kali. Ada 4 orang yang masuk kali, yang dua selamat dan yang dua hanyut," ucap Supriyatna. 

Ia memaparkan, kedua anak kecil yang kini masih dalam pencarian, diperkirakan masih duduk di kelas Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

Mereka, lanjut Supriyatna, merupakan warga Pondok Kacang Timur dan dan Kampung Pondok Serut, Pondok Aren, Tangsel. 

"Kronologisnya, mereka berempat loncat dari jembatan ke kali, 2 terselamatkan dan 2 lagi hanyut," paparnya.

Dikatakan Supriyatna, upaya pencarian masih dilakukan hingga saat ini. Pihaknya telah berkomunikasi dengan Badan Sar Nasional (Basarnas), tim Rescue (penyelamatan) yang ada di Kota Tangsel, dan Polisi Air Udara (Polairud). 

"Kami sudah berkordinasi dan dari pihak terkait akan melakukan penelusuran dan penyisiran," pungkasnya. (RAZ/RAC)

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill