Connect With Us

Bocah SD Hanyut di Kali Angke Belum Ditemukan

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 25 Februari 2020 | 15:08

Polisi bersama warga mencari bocah yang hanyut terbawa arus di Kali Angke di Perumahan Duren Villa, Ciledug, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Muhammad Alvian, bocah berusia 11 tahun yang hanyut akibat terbawa arus Kali Angke di Perumahan Duren Villa, Ciledug, Kota Tangerang, hingga kini belum ditemukan. 

Kapolsek Ciledug Kompol Prasetyo Noegroho mengatakan, bocah yang tenggelam sejak Senin (24/2/2020) siang itu hingga kini masih dalam pencarian.

"Masih dilakukan upaya pencarian karena belum ditemukan," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa (25/2/2020).

Korban merupakan siswa kelas V SDN 2 Sudimara Selatan. Korban tinggal di Kampung Dukuh, Ciledug, Kota Tangerang. 

Prasetyo menuturkan sebelum tenggelam, korban bersama empat rekannya sedang bermain di Kali Embel-Angke.

"Jadi, dia setelah pulang sekolah itu awalnya main berenang," katanya. 

Namun, kata dia, korban tiba-tiba hanyut terbawa arus. Keempat rekannya pun berupaya meminta pertolongan dengan warga sekitar.

"Korban tenggelam karena terbawa arus, terus masuk ke Kali Angke yang kemudian terseret," ungkapnya. 

Hingga kini, korban masih tenggelam. Adapun pencarian korban masih dilakukan oleh tim SAR gabungan.(RMI/HRU)

BANTEN
Atasi Sampah Tangsel, Pemprov Banten Sebar Toren POC ke TPS3R

Atasi Sampah Tangsel, Pemprov Banten Sebar Toren POC ke TPS3R

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:11

Pemerintah Provinsi Banten turut membantu mengatasi sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan mulai mendistribusikan fasilitas Toren Pupuk Organik Cair (POC) dan sistem Biogas.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

OPINI
Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Senin, 26 Januari 2026 | 18:51

Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill