Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TANGERANGNEWS.com-Penyebaran wabah virus Corona (COVID-19) nampaknya telah mempengaruhi ketersediaan masker di sejumlah wilayah, termasuk Tangerang Selatan. Hal itu dibuktikan dengan penelusuran TangerangNews saat mencari masker di wilayah Serpong, Tangerang Selatan, Senin (2/3/2020) malam.
Dari beberapa lokasi tempat yang biasa menjual masker, seperti apotek dan minimarket, tak ada satupun masker yang tersedia. Menurut Puspita, seorang apoteker yang bekerja di Kimia Farma Apotek wilayah Serpong, kelangkaan masker sudah terjadi dalam kurun waktu sebulan lalu.
"Ya memang kosongnya itu emang dari sebulan lalu. Sejak pertama kali virus corona nyebar itu," kata Puspita di tempatnya bekerja, apotek yang berada di Ruko Versailles, Jalan Griya Loka Raya, Serpong, Tangsel, Senin (2/3/2020).
Bahkan, kata Puspita, selain langka, masker pun juga mengalami kenaikan harga. Terakhir, kata dia, harga masker mencapai Rp300 ribu/boks. "Semenjak itu ada kenaikan harga, karena di luar sudah naik dan kita juga tidak dapat stoknya," katanya.
Hal serupa juga diungkapkan pria yang bekerja di salah satu minimarket di wilayah Serpong, Ajis. "Iya sejak sebulan lalu. Sekalinya ada, itu langsung diborong, habis. Tidak mengerti deh itu orang beli untuk stok atau dijual lagi. Kita hanya menjual di sini," katanya di salah satu mimimarket yang berada di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Tangsel.
Menurutnya, virus corona bukan hanya berpengaruh terhadap ketersediaan masker.
"Ini juga tak tahu kenapa, orang juga ramai yang beli mie. Beras, minyak juga," tutupnya.
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Pemerintah menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi masih akan mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews