Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com-Penyebaran wabah virus Corona (COVID-19) nampaknya telah mempengaruhi ketersediaan masker di sejumlah wilayah, termasuk Tangerang Selatan. Hal itu dibuktikan dengan penelusuran TangerangNews saat mencari masker di wilayah Serpong, Tangerang Selatan, Senin (2/3/2020) malam.
Dari beberapa lokasi tempat yang biasa menjual masker, seperti apotek dan minimarket, tak ada satupun masker yang tersedia. Menurut Puspita, seorang apoteker yang bekerja di Kimia Farma Apotek wilayah Serpong, kelangkaan masker sudah terjadi dalam kurun waktu sebulan lalu.
"Ya memang kosongnya itu emang dari sebulan lalu. Sejak pertama kali virus corona nyebar itu," kata Puspita di tempatnya bekerja, apotek yang berada di Ruko Versailles, Jalan Griya Loka Raya, Serpong, Tangsel, Senin (2/3/2020).
Bahkan, kata Puspita, selain langka, masker pun juga mengalami kenaikan harga. Terakhir, kata dia, harga masker mencapai Rp300 ribu/boks. "Semenjak itu ada kenaikan harga, karena di luar sudah naik dan kita juga tidak dapat stoknya," katanya.
Hal serupa juga diungkapkan pria yang bekerja di salah satu minimarket di wilayah Serpong, Ajis. "Iya sejak sebulan lalu. Sekalinya ada, itu langsung diborong, habis. Tidak mengerti deh itu orang beli untuk stok atau dijual lagi. Kita hanya menjual di sini," katanya di salah satu mimimarket yang berada di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Tangsel.
Menurutnya, virus corona bukan hanya berpengaruh terhadap ketersediaan masker.
"Ini juga tak tahu kenapa, orang juga ramai yang beli mie. Beras, minyak juga," tutupnya.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGRibuan warga tumpah ruah di Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang untuk menonton ajang Drag Race Bike Kejuaraan Provinsi Banten Piala Bupati Tangerang yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)
Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews