Connect With Us

Sudah Sebulan Masker Langka di Tangsel 

Rachman Deniansyah | Senin, 2 Maret 2020 | 22:50

Apotek Kimia Farma yang terletak di Jalan Griya Loka Raya, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (2/3/2020). (Rachman Deniansyah / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Penyebaran wabah virus Corona (COVID-19) nampaknya telah mempengaruhi ketersediaan masker di sejumlah wilayah, termasuk Tangerang Selatan.  Hal itu dibuktikan dengan penelusuran TangerangNews saat mencari masker di wilayah Serpong, Tangerang Selatan, Senin (2/3/2020) malam. 

 

Dari beberapa lokasi tempat yang biasa menjual masker, seperti apotek dan minimarket, tak ada satupun masker yang tersedia.  Menurut Puspita, seorang apoteker yang bekerja di Kimia Farma Apotek wilayah Serpong, kelangkaan masker sudah terjadi dalam kurun waktu sebulan lalu. 

 

"Ya memang kosongnya itu emang dari sebulan lalu. Sejak pertama kali virus corona nyebar itu," kata Puspita di tempatnya bekerja, apotek yang berada di Ruko Versailles, Jalan Griya Loka Raya, Serpong, Tangsel, Senin (2/3/2020).

 

Bahkan, kata Puspita, selain langka, masker pun juga mengalami kenaikan harga. Terakhir, kata dia, harga masker mencapai Rp300 ribu/boks.  "Semenjak itu ada kenaikan harga, karena di luar sudah naik dan kita juga tidak dapat stoknya," katanya. 

 

Hal serupa juga diungkapkan pria yang bekerja di salah satu minimarket di wilayah Serpong, Ajis.  "Iya sejak sebulan lalu. Sekalinya ada, itu langsung diborong, habis. Tidak mengerti deh itu orang beli untuk stok atau dijual lagi.  Kita hanya menjual di sini," katanya di salah satu mimimarket yang berada di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Tangsel. 

 

Menurutnya, virus corona bukan hanya berpengaruh terhadap ketersediaan masker. 

 

"Ini juga tak tahu kenapa, orang juga ramai yang beli mie. Beras, minyak juga," tutupnya.

KAB. TANGERANG
Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

BANTEN
HUT ke-26 Banten, RS Sari Asih Group Tegaskan Komitmen Layani Kesehatan Masyarakat

HUT ke-26 Banten, RS Sari Asih Group Tegaskan Komitmen Layani Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 09:49

Provinsi Banten genap berusia 26 tahun pada 4 Oktober 2026. Seiring perkembangan wilayah dan tingginya aktivitas masyarakat, kebutuhan terhadap layanan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kesejahteraan warga.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill