Connect With Us

Virus Corona Mewabah, Ketersediaan Masker di Tangsel Langka

Rachman Deniansyah | Senin, 2 Maret 2020 | 22:59

Henka, 44, warga Serpong, Tangerang Selatan yang kesulitan mencari masker di wilayah Tangsel. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Virus Corona kini mulai mewabah di Indonesia. Hal ternyata berdampak pada ketersediaan masker yang mulai langka di sejumlah wilayah, termasuk Tangerang Selatan. 

Pantauan TangerangNews, hingga lebih dari pukul 22.00 WIB, tidak sedikit warga Tangsel yang berbondong-bondong berburu masker di sejumlah tempat yang biasa menjual, seperti apotek dan minimarket. 

Namun, dari beberapa orang yang ditemui, mereka tak mendapatkan satu pun barang yang dicarinya tersebut. 

Seperti halnya warga Kecamatan Serpong, Emmanuel Kristo, 50. Ia merasa kesulitan dalam mencari masker. 

"Sudah dua toko itu enggak ada. Saya Bingung nyari di mana," kata Kristo usai mencari masker di Kimia Farma Apotek, Ruko Versailess, Griya Loka Raya, Serpong, Tangsel, Senin (2/3/2020).

Kristo, 50, warga Serpong yang kesukitan mencari masker di Tangerang Selatan.

Menurutnya, kelangkaan masker itu tak hanya terjadi di apotek, namun juga di minimarket. 

"Tadi ke minimarket juga enggak ada," sambungnya. 

Hal senada juga dirasakan Henka, 44, wanita yang juga tinggal di wilayah Serpong. 

"Saya sama anak besok mau ke Bandara (Bandara Internasional Soekarno-Hatta), jadi saya cari masker. Tapi kini kesulitan (mendapatkan masker), memang udah banyak orang yang cari gitu kan, pokoknya di mana-mana ramai," tuturnya di yang sama. 

Atas hal itu, Henka pun merasa khawatir. 

"Karena kan sekarang lagi musim wabah corona masuk ke Indonesia," sambungnya. 

Ia berharap agar pemerintah dapat menyoroti persoalan ini. Ketersediaan masker, dia harapkan dapat teratasi. 

"Harapan ke pemerintah supaya cepat diantisipasi saja, gimana caranya lebih banyak memproduksi masker gitu kan," pungkas Henka.(DBI/HRU)

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KOTA TANGERANG
Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill