Aplikasi E-PKK Tangsel Dilirik Penyangga IKN untuk Akselerasi Digital
Minggu, 14 Juni 2026 | 18:49
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
TANGERANGNEWS.com–Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyampaikan tengah memantau belasan warganya untuk mengidentifikasi virus corona.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Liza Puspadewi mengatakan terdapat 17 warga yang masih dalam pantauan.
"Yang masuk kategori pemantauan ada 17 kasus," ujar Liza dalam jumpa pers di kantor Dinkes Kota Tangerang, Senin (2/3/2020).
Menurutnya, mereka dipantau setelah melakukan perjalanan ke negara yang terpapar virus corona seperti Korea Selatan, China, dan Taiwan.
Ia menyebut pemantauan terhadap orang yang diidentifikasi terkena virus corona tersebut berdasarkan notifikasi dari kantor kesehatan pelabuhan (KKP).
Kini, belasan warga yang dipantau Dinkes Kota Tangerang itu beberapa diantaranya telah dinyatakan sehat atau tidak terpapar virus corona.
"Selama 14 hari tidak ada keluhan-keluhan, kami nyatakan clear," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan dua warga negara Indonesia (WNI) positif virus corona setelah berkontak dengan warga negara Jepang. Kedua pasien yang merupakan ibu dan anak asal Depok itu kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta Utara.(RMI/HRU)
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
TODAY TAGAsthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews