89 SPPG di Kabupaten Tangerang Terancam Ditutup Permanen
Kamis, 6 Agustus 2026 | 18:27
Sebanyak 89 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Tangerang terancam ditutup permanen oleh kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
TANGERANGNEWS.com–Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyampaikan tengah memantau belasan warganya untuk mengidentifikasi virus corona.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Liza Puspadewi mengatakan terdapat 17 warga yang masih dalam pantauan.
"Yang masuk kategori pemantauan ada 17 kasus," ujar Liza dalam jumpa pers di kantor Dinkes Kota Tangerang, Senin (2/3/2020).
Menurutnya, mereka dipantau setelah melakukan perjalanan ke negara yang terpapar virus corona seperti Korea Selatan, China, dan Taiwan.
Ia menyebut pemantauan terhadap orang yang diidentifikasi terkena virus corona tersebut berdasarkan notifikasi dari kantor kesehatan pelabuhan (KKP).
Kini, belasan warga yang dipantau Dinkes Kota Tangerang itu beberapa diantaranya telah dinyatakan sehat atau tidak terpapar virus corona.
"Selama 14 hari tidak ada keluhan-keluhan, kami nyatakan clear," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan dua warga negara Indonesia (WNI) positif virus corona setelah berkontak dengan warga negara Jepang. Kedua pasien yang merupakan ibu dan anak asal Depok itu kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta Utara.(RMI/HRU)
Sebanyak 89 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Tangerang terancam ditutup permanen oleh kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews