Connect With Us

Dinkes Tangerang Pantau 17 Warga Terkait Virus Corona

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 2 Maret 2020 | 17:48

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Liza Puspadewi saat memberikan keterangan kepada awak media di kantor Dinkes Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyampaikan tengah memantau belasan warganya untuk mengidentifikasi virus corona. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Liza Puspadewi mengatakan terdapat 17 warga yang masih dalam pantauan. 

"Yang masuk kategori pemantauan ada 17 kasus," ujar Liza dalam jumpa pers di kantor Dinkes Kota Tangerang, Senin (2/3/2020). 

Menurutnya, mereka dipantau setelah melakukan perjalanan ke negara yang terpapar virus corona seperti Korea Selatan, China, dan Taiwan. 

Ia menyebut pemantauan terhadap orang yang diidentifikasi terkena virus corona tersebut berdasarkan notifikasi dari kantor kesehatan pelabuhan (KKP). 

Kini, belasan warga yang dipantau Dinkes Kota Tangerang itu beberapa diantaranya telah dinyatakan sehat atau tidak terpapar virus corona. 

"Selama 14 hari tidak ada keluhan-keluhan, kami nyatakan clear," pungkasnya. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan dua warga negara Indonesia (WNI) positif virus corona setelah berkontak dengan warga negara Jepang. Kedua pasien yang merupakan ibu dan anak asal Depok itu kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta Utara.(RMI/HRU)

SPORT
Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026 dari 12-28 Juni, Catat Tanggalnya!

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026 dari 12-28 Juni, Catat Tanggalnya!

Jumat, 12 Juni 2026 | 04:49

Piala Dunia 2026 akan segera bergulir mulai 12 Juni 2026. Turnamen yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill