Connect With Us

Virus Corona, Arab Saudi Tutup Sementara Pintu Umrah

Mohamad Romli | Kamis, 27 Februari 2020 | 15:07

Ilustrasi Haji (Sumber Merdeka.com / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan menutup sementara aktivitas umrah untuk jamaah dari luar negaranya, termasuk Indonesia.

Kebijakan tersebut diambil untuk mencegah penyebaran virus Corona ke tanah suci.

Dilansir dari Idntimes.com, Direktur PT Qadr Jaya Mandiri (Travel Al-Qadri Umrah dan Haji), Erri Budisurasa, menyebutkan jemaah umrah asal Indonesia tahun 2019/2020 mencapai 1,26 juta orang.

Dikonfirmasi terkait jumlah jemaah umrah asal Kabupaten Tangerang yang ditangguhkan keberangkatannya ke tanah suci, Kepala Seksi Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, Anis Suwandi mengatakan belum mengetahui secara persis berapa jumlah jemaah umrah tersebut.

“Jangankan jamaah yang ditangguhkan, kami juga tidak mengetahui secara pasti jumlah jemaah umrah di Kabupaten Tangerang yang berangkat tahun ini,” ujarnya kepada awak media, Kamis, (27/2/2020).

Sebab, kata dia, para jemaah yang hendak berangkat tidak pernah menyerahkan data kepada Kemenag Kabupaten Tangerang. Namun, lanjutnya, jika dilihat dari jumlah permohonan paspor di Kabupaten Tangerang terdapat sekitar 200 orang/per tahun.

“Kita tidak punya data jemaah umrah, tapi yang kita punya cuma data jemaah yang meminta rekomendasi paspor. Ada juga yang sudah memiliki paspor, mereka berangkat. Jadi jumlah pastinya kami enggak tahu, itu bisa lebih dari 200 orang,” terangnya.

Anis menambahkan, termasuk bagi travel umroh yang sering memfasilitasi masyarakat yang hendak berangkat umrah, mereka pun tidak pernah melaporkan berapa jumlah jemaahnya.

“Jadi mereka membawa jamaah berapa orang, kita tidak tahu,” ujarnya.

Anis juga membenarkan tujuan penutupan sementara pintu umrah ini yaitu untuk membatasi jemaah umrah yang berasal dari China dan negara lain. Dalam rangka menjaga keseterilan pada saat pelaksanaan ibadah haji tahun 2020 atas wabah virus Corona.

“Ribuan jemaah umrah asal Indonesia terpaksa untuk sementara mengurungkan niat mereka ke tanah suci,” tutupnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Kosmetik Ilegal Asal Tiongkok di Gudang Tangerang Berpotensi Rugikan Negara Rp4,78 Triliun

Kosmetik Ilegal Asal Tiongkok di Gudang Tangerang Berpotensi Rugikan Negara Rp4,78 Triliun

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:07

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menyita sebanyak sebanyak 2.082.039 pcs dari 956 item produk kecantikan impor ilegal dari sebuah gudang di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 5 Juni 2026.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANTEN
Puslitbang Polri Evaluasi Polda Banten Soal Penangan Korupsi dan Pengawasan Program MBG

Puslitbang Polri Evaluasi Polda Banten Soal Penangan Korupsi dan Pengawasan Program MBG

Jumat, 5 Juni 2026 | 15:40

Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri memetakan sejumlah tantangan krusial di tingkat daerah terkait fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor) serta pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill