Tangsel dan Tangerang Masuk Daftar Kota dengan Jalan Terpanjang se-Jabodetabek
Selasa, 26 Mei 2026 | 14:34
Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kota Tangerang masuk dalam daftar daerah dengan panjang jalan terbesar di kawasan Jabodetabek tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengimbau warganya agar tetap tenang dalam menghadapi penyebaran virus Corona (COVID-19).
Menurutnya, kepanikan tidak akan dapat menyelesaikan masalah. Ia meminta warga Tangsel segera memeriksakan kondisi kesehatan jika mengalami gejala serupa dengan yang dipicu infeksi Corona.
"Yang penting jangan panik, kalau ada indikasi seperti Corona, langsung ke Puskesmas," kata Benyamin saat dihubungi, Senin (2/3/2020).
Sebab menurutnya, saat ini Pemkot Tangsel pun telah berupaya melakukan koordinasi dengan para dokter ahli sebagai bentuk penanganan.
Benyamin mengimbau, agar masyarakat tetap waspada. Caranya, kata dia, dengan menjaga kebersihan.
Baca Juga :
"Menjaga kebersihan pribadi dan kebersihan lingkungan, cuci tangan yang bersih kemudian kalau bersin dan batuk ditutup," imbaunya.
Selain itu, lanjutnya, Dinkes Tangsel pun akan menerbitkan SOP terkait langkah- langkah apabila terjadi atau ada warga teridentifikasi virus Corona.
"Jadi sebetulnya ibu Wali Kota sudah instruksi sejak akhir Januari dan awal Februari untuk meningkatkan antisipasi jajaran Pemerintah Kota terkait untuk wabah Corona," pungkasnya.(RMI/HRU)
Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kota Tangerang masuk dalam daftar daerah dengan panjang jalan terbesar di kawasan Jabodetabek tahun 2025.
TODAY TAGMenyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Telkomsel tidak hanya menyalurkan bantuan secara korporasi, tetapi juga membuka ruang kebaikan bagi para pelanggannya.
Hari ini kita berkumpul di hari yang Agung. Hari pengorbanan, hari ketundukan hamba kepada Sang Khalik Allah Swt., hari raya Iduladha. Iduladha bukan sekadar tentang hewan kurban, juga bukan sekadar takbir.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews