2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com-Pasien yang dirawat di Rumah Sakit Permata Pamulang belum dinyatakan sebagai pasien yang Suspect (teridentifikasi) Corona (COVID-19).
Namun, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan Deden Deni mengatakan bahwa pasien yang tak disebutkan namanya itu, telah masuk dalam pemantauan, terkait virus Corona ini.
"Yang di (RS) Permata kita lakukan pemantauan," kata Deden usai menggelar rapat koordinasi dengan dinas terkait di Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Tangsel, Selasa (3/3/2020).
Deden menerangkan, meski yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit asma dan gangguan paru-paru, Dinkes akan tetap menjalankan pemantauan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Hal itu dilakukan, karena yang yang bersangkutan mengeluhkan beberapa gejala yang serupa dengan gejala terjangkitnya virus Corona.
Baca Juga :
"Kita sudah konsultasikan juga ke Rumah Sakit Saroso, tetap dipantau sampai 14 hari ke depan," ucapnya.
Deden menambahkan, selain memiki gejala yang serupa, yang bersangkutan juga memiliki riwayat bahwa dirinya juga baru saja pulang dari negara Malaysia.
"Dia pulang dari Malaysia sejak tanggal 20 Februari kalau tidak salah, kemudian merasakan gejala tersebut. Dia mulai dirawat sejak 26 Februari," paparnya.
Sebenarnya, kata Deden, karena sudah membaik, yang bersangkutan sudah dinyatakan boleh pulang, atau rawat jalan.
Namun, sesuai dengan saran Wali Kota Airin Rachmi Diany, pasien tersebut akan dipantau dan dibawa ke ruang isolasi RSU Tangsel.
"Pasien akan dipindah ke RSU Tangsel, agar kita lebih mudah memeriksanya. Mudah-mudahan tidak terkena corona," pungkas Deden.(DBI/HRU)
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGOrang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews